Discover
MODESTALK
112 Episodes
Reverse
Konsisten demgam karakter hijab dan outfit serba pastel dan bergaya anak muda, Andes Hirda Putri founder Lozy Hijab berbagi kisahnya membangun Lozy selama 7 tahun. Dimulai dari mengurus semua sendiri di Bandung hingga berhasil menggiring staf-stafnya pindah ke Tasik. Dimulai dari foto flat lay sederhana hingga sekarang berhasil membuat berbagai aktivasi online, salah satunya live shopping hingga 8 jam nonstop. Lozy juga pandai menemukan talent-talent influencer baru dan memang banyak influencer besar memulai karirnya lewat Lozy. "Kuncinya adalah silaturahmi" ujar Andes berbagi tips. Lalu apalagi cara Lozy beradaptasi dengan setiap perkembangan algoritma social media? Selengkapnya di episode ini ya..
Di part terakhir brand vs konveksi, Rizki dar Fem Garmet, Dinda dari Pulchra dan Lini dari Masa Linen berbagi tips cara memilih konveksi yang tepat. Dimulai dari adanya kunjungan ke tempat konveksi, melihat track record pengerjaannya hingga siapa saja brand-brand yang sedang bekerja sama. Kenapa harus se-spesifik itu? Alasannya selengkapnya di episode ini yang semoga pengalaman-pengalaman yang ga berkenan ini bisa jadi pembelajaran untuk para brand dalam bekerja sama dengan konvekai yang tepat.
Ngobrol tentang Sustainable Fashion pasti langsung inget sama Qonita Al Jundiah atau yang biasa dipanggil Thata, salah satu founder dari brand PARTÉ. Limbah fashion dikenal sebagai penyumbang sampah terbesar, lalu apa misi Thata lewat Parté dalam menyebarkan misi sustanability, yang artinya harus bisa habluminaallah, habluminannas juga cintai alam. Mimpinya besar ya dan tentunya ngga bisa dilakukan sendirian.
Ini adalah episode perdana program Leading with Faith di Modestalk, dimana kami akan menghadirkan pemimpin-pemimpin inspiratif untuk menggali insight mereka mengenai bisnis dan perkembangan industri modest fashion Indonesia.
Di episode perdana ini, bersama Gita Wirjawan, kita diajak untuk berani melangkah lebih jauh lagi. Karena beliau percaya industri modest fashion ini bisa menjadi lebih besar dan mendunia jika diiringi dengan mental yang kuat sebagai pengusaha untuk tak pernah berhenti belajar. Baik dari sisi bahasa, berkomunikasi secara internasional, ataupun belajar dari pengusaha lain di luar ‘zona nyaman’ kita selama ini. Simak selengkapnya di episode ini.
Rekaman ini diambil dari sesi 1 Jakarta Modest Summit 2023 - The Rising of The Livestreaming Business Activation. Sesi ini kami menghadirkan Nisa Pratiwi (Founder Hijabchic), Andesni Hirda Putri (Founder Lozy HIjab), dan Desey Muharlina (Fashion Category Lead, TikTok Shop). Di episode ini kita membahas tips untuk menaikkan revenue penjualan melalui livestream, jumlah host yang terlibat, durasi livestream, gear atau alat-alat yang biasa digunakan hingga gimmick-gimmick seru selama livestream berjalan.
Janji janji tukang jahit, sebuah sindiran yang artinya janji pasti tidak akan ditepati. Apakah setiap tukang jahit pasti ingkar dari janji? Di rangkaian episode Brand vs Investor, kita bakalan ngobrol sama Rahmad Rizky dari Fem Garment, Dindadins dari brand Pulchra dan Lini Hapsari dari brand Masalinen. Mereka akan berbagi suka duka bekerjasama dengan konveksi. Mari kita urai kenapa sih bisa ada istilah janji janji tukang jahit.
Meski usia brand ini baru 3 tahun, Itsar Syar’i sudah terkenal luas hingga ke luar pulau Jawa. Menariknya, Itsar tidak menggunakan channel e-commerce untuk penjualannya, hanya melalui website resmi dan WhatsApp. Dengarkan yuk cerita selengkapnya di episode ini!
Bikin brand langsung menyasar customer luar negeri? Ternyata mungkin lho! Dan TOTON telah berhasil membuktikannya, brand lokal yang punya koleksi bernuansa heritage. Berawal dari nekat ikut exhibition di luar negeri, TOTON kini punya market yang besar di Indonesia. Bagaimana TOTON bisa launching brand dan koleksi pertamanya di Singapore? Selengkapnya ada di episode ini!
Setelah melewati dua kegagalan besar, Jamise Syar’i hadir di waktu yang tepat dengan target market yang tepat. Banyak yang bilang, kalau gagal itu memang ada porsinya. Jadi, kalau kamu gagal berkali-kali, justru maju terus sampai jatah gagalnya habis. Ini yang dialami oleh Ceptian, brand owner dari Jamise Syar'i. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Kalau banyak yang skeptis sama strategi jualan di Bazaar, "emang untung ya?", "emang bisa ya bertahan dari bazaar?", "emang orang bakal kenal ya sama brand nya cuma dari bazaar?", kamu harus denger cerita dan strategi dari Brand Atkey yang bertahan dan terus melesat di tahun ke-12 ini. Bazaar memang bukan satu-satunya strategi, tapi tak bisa dipungkiri justru jadi salah satu yang terkuat menyumbang sales. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Brand Ederra bikin Social Movement yang bermanfaat bagi masyarakat pelosok Jogja. Dengan tajuk 'Buy Back', yang sudah berjalan sejak 2022, Social Movement ini berhasil membawa pakaian bekas dari para customernya untuk kemudian disalurkan lagi dalam program 'Pasar kembali' untuk para masyarakat di pelosok Jogja. Penasaran dengan programnya seperti apa? Dan bagaimana perjalanan Ederra yang terus berkembang hingga saat ini? Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Ali Charisma dan Ibu Anna Setyawati mengungkapkan bahwa wastra ke depannya sangat bergantung pada lifestyle dan rasa bangga yang harus dipupuk sejak dini pada Gen-Z. Itulah kenapa, gelaran IN2MOTIONFEST yang diinisiasi oleh Bank Indonesia beserta Kementerian UMKM sejak 2022 ini masih terus dilangsungkan hingga kini. Dengarkan insight menarik dari mereka di episode ini! Dan jangan lewatkan gelaran Indonesia International Modest Fashion Festival tahun ini, follow @in2motionfest di Instagram untuk info lengkapnya.
Kalau banyak brand bercita-cita jadi nomor 1 di kategorinya dalam industri, lain cerita dengan brand ISKANTI. Brand besutan Mega Iskanti dan digawangi oleh Isti Februari ini punya cara dan value lain yang terus ditumbuhkan dalam brand nya. Baginya, jadi yang nomor 1 dalam industri itu bukan cita-cita, karena menjadi bermanfaat nggak harus jadi nomor 1. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Berawal dari mendirikan Yeppushop yang fokus pada hijab instant, Kiptiya Ayu mendirikan brand keduanya yaitu Yeppu Outfit, lini yang fokus pada modestwear khususnya baju set. Keduanya berjalan baik hingga Kipti sendiri merasa kurang fokus pada Yeppushop, dalam beberapa waktu saja Yeppushop kesalip brand hijab instant lain yang tumbuh begitu cepat. Kini Yeppushop bangkit kembali dan tumbuh lebih baik berkat strategi yang tepat, termasuk strategi laris manis di bazaar-bazaar. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Trend bag charm dan Labubu ternyata bisa lho diadaptasi jadi sebuah produk penuh manfaat seperti mukena. Kallia Label menjadi pencetus mukena boneka pertama di dunia. Berhasil menciptakan karakter Laluna sebagai mukena berkonsep boneka yang kini berhasil jual ribuan produk dan habis dalam waktu 1 menit di launching perdananya. Bahkan juga mendapat rekor dari MURI! Dengarkan selengkapnya di episode ini.
Siapa sangka dari bisnis awalnya yang ‘iseng’ coba-coba , kini brand yang dibuat oleh Renaldi Perdana dan ketiga rekannya di akhir 2012, justru jadi top of mind brand kemeja pria. Sukses dengan produk dan trik marketingnya, ternyata perjalanan Tenue De Attire nggak lepas dari kehebohan pasang surutnya. Meski begitu, brand ini berhasil jadi brand kemeja pria terkemuka saat ini. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Ramadan jadi ladang terbesar para brand fashion modest untuk mendapatkan sales tertinggi dalam satu tahun. Namun, tak jarang juga momen ini justru jadi challenge dan satu titik kegagalan, seperti yang terjadi pada Zysku Xena. Alih-alih merasa gagal dan terpuruk, Zysku Xena justru menjadikan itu pelajaran berharga dan kembali menjadi lebih baik dan jauh lebih siap di Ramadan selanjutnya. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Kalau generasi muda sekarang banyak menjual hijab pashmina dan hijab instant, Tiebymin justru hadir dengan hijab bergo, Menariknya, Tiebymin justru berhasil menggaet market anak-anak sekolahan. Seperti apa strategi yang dilakukan Tiebymin? Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Leviora merupakan modest brand yang tengah naik daun saat ini. Siapa sangka, ternyata modal awalnya hanya dimulai dari 100ribu lho! Bagaimana strategi Leviora membangun brand hingga menembus omset milliaran? Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Melanjutkan brand besar besutan orang tua memang nggak mudah, apalagi tanpa arahan yang jelas. Tapi, bagi Irene, Owner EXIT, jauh lebih sulit lagi untuk menyerah. Berbagai cara diupayakan hingga akhirnya EXIT bisa kembali bangkit dan bersaing dengan brand lain. Dengarkan selengkapnya di episode ini!























