Discover
Charlotte Mason Indonesia
58 Episodes
Reverse
Mendidik karakter memang bukan pekerjaan mudah. Butuh kerjasama banyak pihak untuk bisa membuat kerja ini lebih berdampak.Selain peran orangtua, guru, atau komunitas, kehadiran negara juga dibutuhkan untuk menguatkan upaya ini.Di episode perdana Musim ke-4 Siniar CMId, kami berbincang bersama Ibu Rusprita Putri Utami, S.E., M.A. sebagai Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tentang peran negara dalam penguatan karakter anak, serta refleksi beliau atas kerja-kerja yang telah dan sedang dijalankan.Simak selengkapnya Episode 1 Siniar CMId "Pendidikan Karakter: Sebuah Kerja Bersama" di YouTube dan Spotify.
Selain kurikulum dan bahan pelajaran, yang tak kalah krusial dalam proses pelaksanaan pendidikan adalah peran guru. Dalam metode CM, peran guru juga sama pentingnya, namun ada paradigma dasar yang membedakannya dengan pandangan umum tentang peran guru. Paradigma ini mampu berdampak pada kegiatan harian seorang guru, dan barangkali bisa menjadi solusi atas keengganan anak muda sekarang untuk menjadi guru.
Pendidikan selalu mampu menjadi sebuah cahaya baru di tengah kegelapan, asalkan pelaku-pelakunya mau bergerak dan bukan hanya menjadi pengritik sistem yang ada. Seperti kisah seorang guru di sekolah konvensional yang satu ini, juga seorang kepala sekolah non formal yang mengusahakan perubahan sebesar yang ia bisa demi memanusiakan guru. Simak usaha-usaha apa yang sudah mereka lakukan, dan temukan bagaimana peran guru dalam metode CM.
Banyak yang sudah paham apa itu living books. Buku apa saja yang termasuk di dalamnya juga sudah banyak yang merekomendasikan. Namun, bagaimana sebenarnya cara menggunakan living books yang sesuai dengan filosofi metode Charlotte Mason? Adakah perbedaannya antara menggunakannya untuk anak usia dini, usia sekolah dasar, dan usia remaja? Simak perbedaannya dalam dua segmen di episode ini.
Pelajaran sejarah di sekolah kerap membosankan, membuat banyak siswa membencinya. Padahal menurut CM, sejarah merupakan mata pelajaran terpenting kedua setelah Ketuhanan. Mengapa penting, dan bagaimana belajar sejarah dalam metode CM? Silakan simak episode kali ini.
Cita-cita yang besar dari metode pendidikan Charlotte Mason: membentuk pribadi yang magnanimous, menunjukkan bahwa fokus metode ini memang bukan sekadar individualisme semata. Pada zamannya, Charlotte Mason menginisiasi pergerakan bertajuk: Liberal Education for All. Apa sebenarnya makna liberal di sini? Bukankah metode CM selalu menekankan pada benar atau tidak benar serta ketaatan, namun kenapa pergerakannya bertajuk liberal? Adakah persamaan kata liberal di sini dengan slogan merdeka belajar yang belakangan ramai digemborkan? Silakan simak obrolan penting kali ini..
Di tengah banjir informasi, termasuk tentang metode Charlotte Mason, bagaimana cara memilah-milihnya agar tidak kewalahan dan kebingungan? Simak pengalaman para praktisi CM dalam mempelajari metode ini.
Charlotte Mason Indonesia semula hanya berupa komunitas daring di media sosial. Seiring waktu, terbentuk secara organik komunitas-komunitas praktisi dan peminat metode CM di berbagai kota. Dan kini, sejumlah komunitas bergabung, menyelaraskan langkah menjadi organisasi CMid.
Mengapa komunitas-komunitas CM merasa perlu berorganisasi? Apa visi dan kerja bersama yang hendak diwujudkan? Apa manfaat bergabung dalam organisasi Charlotte Mason Indonesia (CMid)? Seperti apa aktivitas komunitas CMid di kota-kota? Mari simak perbincangan di episode "emas" ke-50 ini.
Banyak yang bilang metode Charlotte Mason identik dengan orangtua yang serius dan pemikir, apa benar begitu? Apakah metode ini tak akan cocok untuk mereka yang santai? Padahal konon katanya, metode ini menghargai keunikan setiap individu. Artinya, orangtua yang serius ataupun santai seharusnya bisa saja menggunakan metode ini. Lantas, bagaimana mereka yang memang pembawaannya santai menggunakan metode ini?
Mengapa kita perlu pelajar bahasa daerah? Simak obrolan kami bersama pegiat budaya dan bahasa Jawa, Tjahjono Rahardjo.
Mempelajari bahasa asing menjadi salah satu kewajiban harian dalam kurikulum Charlotte Mason. Mengapa belajar bahasa asing menjadi penting? Bahasa apa saja yang biasa dipelajari? Bagaimana cara mempelajarinya? Mari simak perbicangan tentang mempelajari bahasa asing dalam metode CM ini bersama dua orang praktisi CM yang berprofesi sebagai penerjemah dan guru bahasa.
Setelah pembahasan tentang matematika yang erat kaitannya dengan latihan penalaran, kali ini kita membahas tentang bagaimana nalar ternyata tidak bisa sepenuhnya diandalkan. Apa sebenarnya nalar itu? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana menggembleng nalar anak agar bisa tetap digunakan sesuai tempatnya?
Matematika seringkali menjadi mata pelajaran yang menakutkan bagi anak-anak sekolahan. Trauma akan matematika ini juga kerap dibawa hingga dewasa, sehingga banyak orangtua yang menyerah dalam soal menemani anak belajar matematika. Apa sebabnya? Bagaimana mengatasinya? Serta bagaimana metode CM memandang matematika? Pendekatan seperti apa yang dianjurkan?
Orang sering menyebut anak yang ngotot mendapatkan keinginannya sebagai anak yang “berkehendak kuat”. Namun, tepatkah sebutan itu? Atau justru terbalik: didikte oleh hasrat adalah tanda kehendak anak masih lemah?
Di episode ini anda bisa mendengar obrolan soal “way of the will”, satu prinsip pendidikan yang Charlotte Mason sebut sebagai kunci menuju pertumbuhan moral dan intelektual. Simak tips para praktisi CM soal melatih anak mengenali impuls dan mengendalikannya.
Bagaimana jika ingin memulai pendidikan akademis dalam metode CM namun anak sudah tidak kecil lagi?
Puisi merupakan rangkaian kata yang mengandung keindahan, namun tak sedikit orang yang tak habis pikir mengapa berpuisi itu penting. Lantas, sebenarnya mengapa mengajarkan anak-anak berpuisi itu penting? Bagaimana praktik belajar berpuisi dalam metode Charlotte Mason?
Metode Charlotte Mason sangat terkait dengan pelajaran sastra, apa sebabnya? Dan bagaimana anak-anak mempelajarinya?
Barangkali salah satu hal yang pernah dirasakan oleh semua orangtua adalah menghadapi anak yang tengah emosional, entah itu marah, kesal, sedih, kecewa, atau semacamnya. Seringkali respon otomatis kita tidak efektif dan malah memperburuk suasana. Mengapa bisa demikian? Lantas, bagaimana cara yang efektif agar bisa membantu anak menghadapi gejolak emosinya? Simak pembahasan yang ditinjau dari sisi filosofis dan psikologis ini, serta bagaimana keduanya terkait dengan prinsip-prinsip dalam metode Charlotte Mason.
Setelah membahas tentang bagaimana proses belajar menulis secara mekanik pada episode lalu, kali ini para praktisi CM membahas tentang bagaimana proses menulis kreatif dilakukan dalam metode Charlotte Mason.
Menulis memang saah satu kemampuan dasar yang perlu kita miliki, namun di tengah zaman yang serba gawai ini masihkah belajar menulis dengan tangan diperlukan? Apa alasannya? Bagaimana tahap demi tahap belajar menulis dalam metode CM itu dilakukan?
Tahun baru identik dengan membuat resolusi, tapi mengapa banyak orang cepat melupakan resolusi mereka? Apa sebenarnya hakikat resolusi? Apa yang harus dilakukan agar resolusi menjadi satu kesatuan dengan visi hidup?





