Discover
Podcast Sansan Hasanudin
Podcast Sansan Hasanudin
Author: Sansan Hasanudin
Subscribed: 0Played: 0Subscribe
Share
© Sansan Hasanudin
Description
Halo para pendengar semua !
Selamat datang di channel Podcast Sansan Hasanudin. Berbagi apa aja, dimana aja, semaunya, sesukanya.
Motto podcast ini sederhana : "Bagikan apa yang dipikirkan".
Selamat datang di channel Podcast Sansan Hasanudin. Berbagi apa aja, dimana aja, semaunya, sesukanya.
Motto podcast ini sederhana : "Bagikan apa yang dipikirkan".
41 Episodes
Reverse
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Program INSAN (Ikut Ngaji Sebentar Asah Nurani) merupakan sebuah program Tadabbur Al Quran yang dilaksanakan untuk mengasah hati nurani dengan menghayati ayat-ayat Allah Swt.
Shalawat Asnawiyyah karangan KH. Raden Asnawi pada tahun 1925 memiliki nilai cinta bangsa dan doa abadi kedamaian Indonesia. Sehingga sholawat ini populer dengan sebutan "Sholawat Kebangsaan".
Wahai Allah bantulah kami. Wahai Rasulullah, wahai yang berkedudukan tinggi, atasmu shalawat dari Allah. Hamba yang berada di pintu berharap, agar dapat mengecup maqommu. Kasihanilah kami dengan memberi jawaban;"Kami telah menerimanya". Engkau terkenal pemurah dan memuliakan tamu. Sesungguhnya aku menderita, bantulah aku demi Allah. Engkaulah Kekasih yang mulia, rahasia Allah. Mustahil kecewa orang yang meminta perlindungan dengan Rasulullah.
Sholawat serta salam tercurahkan kepadanya (Nabi Muhammad SAW) wahyu Al Qur'an diturunkan. Dan keluarganya yang mulia beserta para sahabat yang ahli Al Qur'an. Semoga salam sejahtera dan ridhoNYA tercurahkan kepada orang yang mengagungkan Al Qur'an, dengan hati yang tulus mencintai Al Qur'an. Sungguh beruntung orang yang belajar Al Qur'an kemudian mengamalkannya. Dan ia setia membaca Al Qur'an setiap waktu.
Wahai perindu Nabi, bergembiralah dengan penuh harapan. Telah bersinar sanjungan di bukit Shafa, dan bahagialah golongan yang mempunyai nasab. Cahaya keindahan muncul dari wahyu Nabi Muhammad SAW, yaitu orang yang keutamaannya meliputi kita. Nabi yang dengan pertemuan (isra’), Ia mendapat keberuntungan saat naik (mi’raj), yang tiada lain melihat Tuhan kita. ---(Syair dan musik diambil dari versi Sabyan Gambus). ---
Sholawat ini berjudul "Thibbil Qulub" atau yang populer dengan sebutan "Sholawat Syifa". Makna sholawat ini yakni meminta kesembuhan berbagai penyakit kepada Alloh Subhanahu wata'ala dengan wasilah bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad Shallallohu 'alaihi wasallam. "Ya Alloh, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan."
Sholawat ini yang dulu sejak kecil selalu ibu saya ajarkan untuk dilantunkan. Sholawat ini jadi wasilah (sebab) Alloh Subhanahu wata'ala jauhkan diri dari mara bahaya. Selain itu juga dengan ijin Alloh Subhanahu wata'ala maka hajat atau keinginan kita terkabul dengan wasilah bersholawat ini kepada baginda Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam. Mari bersholawat... shollu 'alannabi !
Sholawat ini dipopulerkan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan diaransemen ulang oleh Ai Khodijah. Berkisah tentang perjalanan Isra Mi'raj baginda Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam ke Baitul Ma'mur di langit ke-7 untuk menerima perintah kewajiban sholat fardhu 5 waktu yang harus dijalankan oleh ummat. Mari bersholawat... shollu 'alannabi !
Seri sholawat kali ini melantunkan untaian sholawat yang populer dengan nama "Sholawat Jibril". Dinamakan demikian karena yang pertama melafadzkan sholawat ini adalah Malaikat Jibril ketika beliau memberikan pengajaran kepada Nabi Adam 'alaihissalam saat mempersembahkan mahar untuk Hawa. Beberapa referensi menyatakan bahwa sholawat ini merupakan salah satu amalan penarik rezeki paling kuat. Mari bersholawat... shollu 'alannabi !
Antassalam, Dialah Allah Subhanahu wata'ala sang pemilik kedamaian dan keselamatan. Nasyid ini dilantunkan oleh Baraa Masoud yang berasal dari negeri Palestina. Di dalam syair nasyid ini ada harapan kedamaian yang juga tentunya diiringi sholawat kepada baginda Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam. Mari bersholawat... shollu 'alannabi !
Kisah Sang Rasul merupakan syair yang digubah oleh Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab. Syair ini menceritakan perjalanan hidup Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam dari mulai lahir hingga diutus menjadi rasul untuk mengabarkan petunjuk dari Allah Subhanahu wata'ala bagi seluruh umat manusia. Mari bershalawat... shollu 'alannabi !
Huwannur, dialah Nabi Muhammad Shalallohu 'alaihi wasallam. Beliau adalah pelita cahaya bagi seluruh alam yang dengan perantaraannya kelak di akhirat umat manusia mendapatkan syafaat darinya atas izin Allah Subhanahu Wata'ala. Syair "Huwannur" ini merupakan karangan Al-Habib 'Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi selaku penulis Kitab Maulid Simthudduror. Mari bersholawat...shollu 'alannabi...




