Discover
PODCASTAN
60 Episodes
Reverse
Hari ini aku mencoba AI text to voice yang hasilnya menurutku paling bagus. So, enjoy.
Flash back tentang memori sewaktu aku dan adhikku masih kecil unyu-unyu.
Ngobrol dadakan dengan seorang petani tebu asal Kencong, Jember.
Special episode of Kosuka where the whole episode I'm using English.
Pengalaman menjadi pos bayangan dadakan di E-Camp EDSA 2023.
Meskipun pacaran lama, tidak semua pasangan merasa siap untuk menikah. Memutuskan untuk menikah adalah keputusan yang membutuhkan pertimbangan matang. Beberapa hal yang mungkin dipertimbangkan adalah kesiapan secara finansial, kesiapan secara emosional, kecocokan nilai dan tujuan hidup, serta rencana untuk masa depan bersama.
Podcast Kosuka edisi special bertiga. Ada videonya jadi jangan lupa juga untuk menikmati kegantengan wajah kami.
Pertanyaan yang sering timbul, haruskah bekerja sesuai dengan passion?
Ngobrol dunia persulapan.
Gelar bukanlah satu-satunya jalan untuk meningkatkan rasa percaya diri, mandiri, dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Tapi apakah harus lewat pendidikan formal dan mendapatkan gelar?
Kecerdasan buatan semakin berkembang. AI murah dan mudah untuk dijangkau. Lalu pengaruhnya terhadap plagiarisme seperti apa?
Jika mendengar Artificial Intelligence (AI) kita akan selalu teringat dengan sosok Arnold Schwarzenegger di film terminator. Di 2023, AI memang belum secanggih itu tapi cukup mengancam di beberapa bidang pekerjaan. Lalu apa memang betul kita sudah mulai terjajah AI?
Teknologi AI sudah bisa mengindentifikasi Bahasa Indonesia. Lalu jika para milenial tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baku apakah AI bisa men-generatednya dengan baik?
Manusia sebagai makluk sosial tidak bisa hidup sendiri.
Organisasi kampus sudah tidak relevan bagi Gen Z. Senioritas, kekerasan, demo, adalah sebagian kecil dari beberapa alasan kenapa generasi ini menghindarinya. Mereka lebih memelih kerja di Cafe atau magang karena dibayar. Namun apa memang betul berorganisasi sudah tidak relevan untuk Gen Z?
Jika manusia hanya hidup untuk sekedar hidup lalu apa beda dengan hewan? Manusia juga harus bersosial, berkegiatan sosial. Hidup untuk menghidupi orang lain. Hidup untuk menerangi orang-orang disekitarnya.
Lebih nyaman menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia. Itu fakta. Sebenarnya ini penjajahan bahasa atau sekedah selingkuh bahasa?
Siapa yang tak kenal Farel Prayoga? Penyanyi cilik yang terkenal lewat lagu Ojo Dibandingke. Tua, muda, hingga anak-anak jadi ikut menyanyikan lagu tersebut. Potret nyata dari fenomena penyanyi cilik yang namanya naik lewat lagu kasmaran. Apa benar dunia anak sudah sejauh itu? Apa karena lagu anak sudah punah? Kita sedang miskin lagu anak.
Bahasa Indonesia mulai tidak baku. Jika CtA digunakan untuk menghimbau penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kira-kira berhasil tidak ya?
Ngobrol seputar resolusi 2023 dan capaian sejauh ini.























