Discover
aurora podcast
6 Episodes
Reverse
TIDAK semua orang suka teh atau kopi, begitu pun terhadap filsafat. Pekatnya kopi yang telah diseduh atau menguarnya aroma teh tidak berarti mencirikan kenikmatan. Laiknya pula mendalami filsafat, seseorang tidak serta-merta langsung paham, apalagi berubah sebagai pecinta kebijaksanaan secara tiba-tiba. Untuk sampai pada cinta kebijaksaan—sebagai arti kata "Philo" dan "sophia"— membutuhkan proses. Dan, proses menapaki dunia filsafat, setidaknya, tercermin pada isi buku ini.
Nilai penting buku ini sebenarnya terletak hanya dalam "provokasi"-nya kepada mereka yang tertarik belajar dan mendalami filsafat. Buku ini ingin mengantarkan pembacanya untuk siap secara mental dan memahami hal-hal penting yang perlu disiapkan dalam belajar filsafat. Buku ini juga ingin menunjukkan secara serbaringkas peta besar filsafat dalam aspek tipologi kajiannya.
Selain itu, buku ini sekaligus mengulas beberapa isu kontroversial tentang dampak psikologis-sosial yang mungkin ditemuin saat seseorang belajar filsafat. Kalau harus diringkas dalam satu kalimat: isi buku ini adalah sebentuk kalimat ambauan: "Belajarlah filsafat karena filsafat itu puuuenting, buuuaik, dan huuueboh!!”
Karya impresif dan mengagumkan yang akan memberikan wawasan dan kepuasan pada ribuan pembaca awam.^ -The Washington Post Book World Sejarah Tuhan adalah kajian lengkap tentang Tuhan yang paling populer sejak publikasi pertamanya pada dekade terakhir abad ke-20. Ditulis oleh Karen Armstrong, komentator masalah agama terkemuka asal Inggris, buku ini melacak sejarah persepsi dan pengalaman manusia tentang Tuhan sejak zaman Nabi Ibrahim hingga masa kini. Selain memerinci sejarah tiga agama monoteistik: Yahudi, Kristen, dan Islam, buku ini juga menampilkan tradisi Buddha, Hindu, dan Konfusius. Evolusi keyakinan manusia tentang Tuhan dilacak dari akar-akar kunonya di Timur Tengah hingga sekarang. Melalui narasi yang gurih, ia mengajak kita menelusuri filsafat klasik dan mistisisme Abad Pertengahan hingga era Reformasi, Pencerahan, dan skeptisisme zaman modern. Tak berlebihan jika dikatakan bahwa Karen Armstrong telah melakukan upaya luar biasa menyuling sejarah intelektual monoteisme ke dalam satu buku yang memikat dan enak dibaca seperti ini. ^Sangat provokatif dan enak dibaca, ini adalah sumbangsih besar bagi kajian agama-agama.
Dunia Sophie, seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahu. Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: “Siapa kamu?”
Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat surat lain yang bertanya: “Dari manakah datangnya dunia?”
Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu mempuat Sophie mulai mempertanyakan soal-soal mendasar yang tak pernah dipikirkannya selama ini. Dia mulai belajar filsafat.
Hadratussyaikh Kiai Haji Hasyim Asy’ari adalah ulama yang sangat alim. Gelar Hadratussyaikh tidak diberikan kepada sembarang orang, hadratussyaikh adalah gelar guru besar di kalangan pesantren atau di kalangan ulama (halaman xxi). Ditambah lagi, Kiai Hasyim adalah keturunan ulama dan prajurit, sehingga nilai religius dan patriotik lekat dalam jiwanya.
Penulis: Jalaluddin Rumi
- Penerbit : Forum
Tahun Terbit : 2017
- Jumlah Halaman : 528.
Kitab Fihi Ma fihi adalah salah satu masterpice Rumi yang disampaikan dalam bentuk prosa, yang mana kebanyakan pembahasannya merupakan jawaban sekaligus tanggapan atas berbagai pertanyaan dari para sahabat dan murid beliau yang muncul dalam konteks dan kesempatan yang dalamnya, Anda akan diajak berselancar mengarungi 71 pasal yang mebuat refleksi dan komentar terkait masalah akhlak, ilmu irfan, dan juga masalah sosial keagamaan yang dilengkapi tasfir atas al-Quran dan hadis.
Halo semuanya selamat datang di Aurora Podcast. Podcast ini berisi tentang ulasan buku yang pernah aku baca. Mulai dari genre filsafat, sastra, agama, sosial budaya, dll. Selamat mendengarkan 😃









