DiscoverAhad School Podcast
Ahad School Podcast
Claim Ownership

Ahad School Podcast

Author: Ahad School

Subscribed: 0Played: 0
Share

Description

Ahad School Podcast
12 Episodes
Reverse
Imam syafi'i seorang pemuda pecinta ilmu, ulama fiqh, dan pembela sunnah. Dia dikenal zuhud pada dunia juga dikenal sebagai orang yang Wara' Dari kisah imam syafi'i kita dapatkan kesadaran bahwa untuk bahagia dunia dan akhirat maka jangan pernah diam. Ya, teruslah bergerak di jalan Allah. Karena hidup adalah pergerakan tiada henti Berlelah lelah lah hidup akan terasa setelah berjuang. Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan, jika ia mengalir air akan menjadi jernih dan jika tidak mengalir air akan menjadi keruh dan menggenang. Singa jika tidak meninggalkan sarang ia takkan dapat mangsa Anak panah jika tidak meninggalkan busur tak akan mengenai sasaran..
*Hafshah binti Sirin, _(Ulama Wanita dari Kalangan Tabi’in)_* Diriwayatkan di dalam kitab Sifatush Sofwah (4/24), Muhammad bin Sirin pernah berkata kepada muridnya, _“Menghadaplah kalian semua kepada Hafshah, dan bertanyalah kepadanya tentang bagaimana cara ia memahami permasalahannya itu (masalah yang berhubungan dengan Al-Qur’an). Sebab, ia bagaikan orang yang telah meminum bahtera keilmuan yang ada dalam Al-Qur’an.”_
Uwais al Qarni Kisah Inspiratif by Esa
" Terkadang telinga dapat membuat seseorang menjadi jatuh cinta sebelum pandangan mata menyaksikan". Istilah ini melakat sangat kuat pada seorang anak diusia belia benama Anas Bin Malik, di usia 8 tahun Anas bin malik telah memiliki kerinduan dan rasa cinta yang tak tertahankan terhadap Rasul Muhhamad SAW. Smua ini berkat ibunya Ummu Sulaim. Ummu Sulaim mengajarkan kepadanya syahadatain (dua kalimat syahadat). Ummu Sulaim’ berhasi; mengisi hati Anas untuk mencintai rasul. Saat itu Anas berambut poni dengan uraian rambut kecil yang bergerak ke kanan dan ke kiri menutupi keningnya... Lalu Ummu Sulaim’ memberi salam kepada Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam seraya berkata: “Ya Rasulullah... Tidak ada seorang pria dan wanita pun dari suku Anshar yang menghadapmu kecuali mereka memberikan hadiah kepadamu. Aku tidak memiliki apa-apa untuk dijadikan hadiah selain anak ini saja... Ambillah ia dan jadikanlah ia pembantu sesuka hatimu!” Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam gembira mendengarnya dan Beliaupun menerima Anas dengan wajah yang sumringah. Beliau membelai kepala Anas dengan tangan Beliau yang mulia. Akhirnya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam menerima Anas menjadi anggota keluarganya. Anas sebagai asisten pribadi dan itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat peran mengkhususkan dalam masalah-masalah tertentu yang tak diketahui sahabat lainnya. Dan ini yang membuat seluruh dunia merasa iri kepadanya.
Al Aqrom Bin Abi Arqom Kisah Inspiratif by Neni
Abdullah Bin Abas Kisah Inspiratif by Muthi
Karima Binti Ahmad al-Marwaziyya Kisah Inspiratif by Ama
Mushab Bin Umair Kisah Inspiratif by Widi
Tokoh muslim inspiratif tidak hanya ada di luar negeri ataupun dari masa lampau. Dia pernah hidup dan berkarya di tanah yang sama dengan rentang waktu yang ga begitu jauh dengan kita, yaa beliau adalah KH Agus Salim. Sang ahli bahasa dari nusantara, menguasai 7 bahasa asing yaitu Belanda, Arab, Turki, Inggris, Prancis, Jerman dan Jepang. Amazing! Ia juga dikenal sbg the Grand Old Man karena mampu mengkader banyak tokoh penting penggerak kemerdekaan RI. Bagaimana bisa seorang putra Minangkabau berkarya sekeren itu? Yukk dengerin kisah inspiratifnya di Podcast AHDS. Cekidots !!
Seorang pemuda yang mempunyai jiwa pemimpin dan semangat yang tinggi, beliau senantiasa sejak kecil selalu berada di dalam lingkungan yang baik, termasuk lingkungan yang di bimbing oleh Rasulullah. Mau tahu sepenggal kisah nya? Yuk langsung aja kita dengarkan teman-teman, gasskuy!
Seorang yang dermawan, pemberani dan berhati hati dalam memutuskan segala hal, itulah sebagian kecil sifat yang dimiliki Thalhah bin Abu Ubaidillah, ia adalah sosok inspiratif yang patut kita teladani di zaman ini. Yuk kita dengerin sepenggal kisah heroiknya bareng kak iqi di episode kali ini, mudah mudahan kita bisa mengambil banyak ibroh dari kisah tersebut..
Said Nursi itu namanya. Bediuzzaman itu julukannya. Sejarah memberikan julukan yg sedap untuk seseorang yg karya-karyanya gemilang pada zamannya. Memberikan angin segar dan membawa cahaya serta memberikan warna baru pada zaman yang semakin kelam waktu itu. Penasaran kan, gimana seorang Said Nursi patut mendapatkan julukan ini? Dengarkan saja, kuy!
Comments 
loading