Discover
FluentFiction - Indonesian
FluentFiction - Indonesian
Author: FluentFiction.org
Subscribed: 41Played: 3,456Subscribe
Share
© Copyright FluentFiction.org
Description
Are you ready to supercharge your Indonesian listening comprehension?
Our podcast is the perfect tool for you. Studies show that the key to mastering a second language is through repetition and active processing.
That's why each episode of our podcast features a story in Indonesian, followed by a sentence-by-sentence retelling that alternates between Indonesian and English.
This approach not only allows you to fully understand and absorb the vocabulary and grammar but also provides a bilingual support to aid your listening comprehension. But we don't stop there.
Research in sociolinguistics highlights the importance of culture in language learning, which is why we provide a list of vocabulary words and a transcript of the audio to help you understand the cultural context of the story. And for your convenience, we also include a transcript of the audio to help you refer back to any parts you may have struggled with.
Our podcast is not just for language learners, it's also for travelers or people who wants to connect with their roots. Are you planning a trip to Bali, Yogyakarta, or Raja Ampat? Maybe you want to speak Indonesian with your grandparents from Jakarta?
Our podcast will enrich you with the cultural and linguistic knowledge needed to fully immerse yourself in the regions of Indonesia, where the Indonesian language is predominantly spoken. Our podcast is based on the latest research in linguistics, sociolinguistics,
psychology, cognitive science, neuroscience, and education to provide the most effective method for mastering Indonesian listening comprehension.
Don't miss this opportunity, give our podcast a try and see the results for yourself. Tingkatkan pemahaman mendengarkan Anda dengan cerita-cerita bahasa Indonesia kami hari ini!
Our podcast is the perfect tool for you. Studies show that the key to mastering a second language is through repetition and active processing.
That's why each episode of our podcast features a story in Indonesian, followed by a sentence-by-sentence retelling that alternates between Indonesian and English.
This approach not only allows you to fully understand and absorb the vocabulary and grammar but also provides a bilingual support to aid your listening comprehension. But we don't stop there.
Research in sociolinguistics highlights the importance of culture in language learning, which is why we provide a list of vocabulary words and a transcript of the audio to help you understand the cultural context of the story. And for your convenience, we also include a transcript of the audio to help you refer back to any parts you may have struggled with.
Our podcast is not just for language learners, it's also for travelers or people who wants to connect with their roots. Are you planning a trip to Bali, Yogyakarta, or Raja Ampat? Maybe you want to speak Indonesian with your grandparents from Jakarta?
Our podcast will enrich you with the cultural and linguistic knowledge needed to fully immerse yourself in the regions of Indonesia, where the Indonesian language is predominantly spoken. Our podcast is based on the latest research in linguistics, sociolinguistics,
psychology, cognitive science, neuroscience, and education to provide the most effective method for mastering Indonesian listening comprehension.
Don't miss this opportunity, give our podcast a try and see the results for yourself. Tingkatkan pemahaman mendengarkan Anda dengan cerita-cerita bahasa Indonesia kami hari ini!
970 Episodes
Reverse
Fluent Fiction - Indonesian: Rainy Revelations: Discovering Secrets at Borobudur Temple Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-22-08-38-20-id Story Transcript:Id: Pagi itu, langit Borobudur tampak abu-abu dan penuh awan.En: That morning, the sky above Borobudur appeared gray and full of clouds.Id: Rombongan sekolah tiba di pelataran candi, bagian dari kunjungan wisata budaya.En: The school group arrived at the temple's courtyard, part of a cultural tour.Id: Putri, Andi, dan Wulan turun dari bus dengan payung di tangan, bersiap menghadapi hujan yang sudah mulai turun dengan rintik-rintik lembut.En: Putri, Andi, and Wulan got off the bus with umbrellas in hand, ready to face the rain that had already started to fall with gentle drizzles.Id: "Candi Borobudur ini sangat menakjubkan, meskipun hujan," kata Wulan kepada murid-muridnya dengan senyum sabar yang sudah biasa.En: "Candi Borobudur is amazing, even in the rain," Wulan said to her students with a patient smile that was customary.Id: Putri mengangguk, matanya menyimpan rasa ingin tahu yang besar.En: Putri nodded, her eyes full of great curiosity.Id: Sejak kecil, ia terpesona dengan cerita-cerita candi dan artefak sejarah.En: Since she was a child, she had been fascinated by stories of temples and historical artifacts.Id: Andi, di sisi lain, terlihat lebih tertarik untuk menjelajah dan mencari petualangan kecil di setiap sudut candi.En: Andi, on the other hand, seemed more interested in exploring and seeking little adventures in every corner of the temple.Id: "Aku ingin tahu tempat-tempat tersembunyi di sini," katanya dengan nada antusias.En: "I want to find hidden places here," he said enthusiastically.Id: Hujan merintangi usaha mereka untuk menjelajah lebih dalam.En: The rain hindered their efforts to explore further.Id: Air turun deras, membasahi batu-batu candi yang licin.En: Water poured down heavily, soaking the slippery temple stones.Id: "Hati-hati, jangan sampai jatuh," Wulan mengingatkan.En: "Be careful not to fall," Wulan reminded them.Id: Putri menatap relief-relief pada dinding candi.En: Putri gazed at the reliefs on the temple walls.Id: Sejarah dan cerita terukir di sana, namun sebagian besar sudah tertulis di buku panduan.En: History and stories were carved there, though most were already written in the guidebook.Id: Seiring dengan hujan yang semakin deras, rombongan lain mulai menjauhi area tersebut mencari tempat berteduh.En: As the rain grew heavier, other groups began to move away from the area to find shelter.Id: Putri memandang sekeliling, menemukan sebuah area yang lebih teduh dan sepi, tepat di bawah rindang pepohonan yang besar.En: Putri looked around and found a more sheltered and quiet area, right under the large shady trees.Id: "Bu Wulan, bolehkah saya melihat-lihat di sana?" tanya Putri, menunjuk arah tempat itu.En: "Bu Wulan, can I take a look over there?" Putri asked, pointing to that area.Id: "Di sana lebih sepi, saya bisa melihat lebih jelas."En: "It's quieter there; I can see more clearly."Id: "Baiklah, tapi tetap berhati-hati, dan jangan terlalu jauh," jawab Wulan.En: "Alright, but be careful, and don't go too far," replied Wulan.Id: Andi pun memutuskan untuk ikut menemani Putri.En: Andi also decided to accompany Putri.Id: Ketika mereka sampai di sana, Putri mendekati salah satu relief yang lebih rendah.En: When they reached there, Putri approached one of the lower reliefs.Id: Hujan yang menetes pelan di atas payungnya memberi suara menenangkan.En: The rain softly dripping on her umbrella made a soothing sound.Id: Ia menatap ukiran dengan seksama, mencari sesuatu yang mungkin belum ia lihat sebelumnya.En: She stared at the carving intently, looking for something she might not have seen before.Id: "Hei, lihat ini," kata Putri, menunjuk pada sosok yang terukir dalam relief.En: "Hey, look at this," Putri said, pointing to a figure carved in the relief.Id: "Apa menurutmu ini menggambarkan seorang pemandu yang menolong pelancong? Seperti Biksu atau guru?" Andi memiringkan kepalanya, mencoba melihat dari sudut pandang Putri.En: "Do you think this depicts a guide helping travelers? Like a monk or teacher?" Andi tilted his head, trying to see from Putri's perspective.Id: "Bisa jadi," jawab Andi.En: "Could be," replied Andi.Id: "Coba tanyakan pada Bu Wulan."En: "Why not ask Bu Wulan?"Id: Wulan mendekat, memeriksa ukiran itu.En: Wulan approached, examining the carving.Id: Dengan senyumnya yang hangat, ia mendengarkan interpretasi Putri.En: With her warm smile, she listened to Putri's interpretation.Id: "Menarik sekali, Putri," puji Wulan.En: "Very interesting, Putri," praised Wulan.Id: "Interpretasimu mengingatkan kita bahwa ada banyak makna tersembunyi di balik tiap ukiran.En: "Your interpretation reminds us that there are many hidden meanings behind each carving.Id: Kadang, pemahaman baru datang dari observasi yang segar."En: Sometimes, new understanding comes from fresh observation."Id: Saat hujan mulai mereda, Putri merasa bangga akan penemuannya.En: As the rain began to subside, Putri felt proud of her discovery.Id: Ia sadar bahwa setiap ukiran bukan hanya bagian dari sejarah, namun juga sebuah pintu ke perspektif baru.En: She realized that each carving was not only a part of history but also a gateway to a new perspective.Id: Dengan langkah yakin, ia kembali bergabung dengan teman-temannya, membawa serta semangat baru untuk terus menggali dan belajar lebih dalam.En: With confident steps, she rejoined her friends, carrying along a renewed enthusiasm to dig deeper and learn more.Id: Perjalanan hari itu bukan sekadar kunjungan ke candi.En: The day's journey was not just a visit to a temple.Id: Bagi Putri, itu adalah penegasan bahwa mencari pengetahuan tak selalu mudah, tetapi setiap usaha mendatangkan kepuasan tersendiri.En: For Putri, it was an affirmation that seeking knowledge is not always easy, but every effort brings its own satisfaction.Id: Ia belajar untuk lebih percaya pada dirinya sendiri, dan nilai dari mengamati dunia dengan sudut pandang baru.En: She learned to trust herself more and the value of observing the world with a new perspective.Id: Borobudur, dengan seluruh misterinya, kini lebih dari sekadar candi di mata Putri; itu adalah cerita yang hidup.En: Borobudur, with all its mysteries, was now more than just a temple in Putri's eyes; it was a living story. Vocabulary Words:courtyard: pelataranartifacts: artefakcarved: terukiradventures: petualanganhindered: merintangisoaking: membasahislippery: licinshelter: berteduhreliefs: reliefshady: rindangsoothing: menenangkaninterpretation: interpretasiperspective: perspektifdiscovery: penemuaneffort: usahasatisfaction: kepuasantrust: percayaobservation: observasienthusiasm: semangatdrizzles: rintik-rintikcuriosity: rasa ingin tahufascinated: terpesonasubside: meredarenewed: baruvespers: pemandufigures: sosokinterpret: menginterpretasikandepicts: menggambarkancustomary: biasagateway: pintu
Fluent Fiction - Indonesian: Mystery and Friendship in Jakarta's Bustling Fish Market Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-21-23-34-02-id Story Transcript:Id: Pasar seafood Jakarta di tepi pantai selalu ramai dan meriah.En: The pasar seafood Jakarta by the beach is always busy and lively.Id: Aroma asin laut bercampur dengan bau ikan segar yang menguar dari berbagai stan.En: The salty sea aroma mingles with the smell of fresh fish emanating from various stalls.Id: Payung berwarna-warni berusaha melindungi pedagang dan pembeli dari hujan deras.En: Colorful umbrellas strive to protect the vendors and buyers from the heavy rain.Id: Namun, perhatian Ayu tertuju pada sesuatu yang lebih penting dari sekadar membeli ikan segar.En: However, Ayu's attention is focused on something more important than just buying fresh fish.Id: Ayu adalah seorang wanita muda yang rajin dan gigih.En: Ayu is a diligent and determined young woman.Id: Setiap hari, ia datang ke pasar ini untuk membantu bisnis keluarganya.En: Every day, she comes to this market to help with her family's business.Id: Namun belakangan ini, ada sesuatu yang membuatnya gelisah.En: However, lately, there is something troubling her.Id: Sebuah pusaka keluarga yang sangat berharga telah hilang.En: A very valuable family heirloom has gone missing.Id: Ayu harus menemukannya sebelum keluarganya tahu.En: Ayu must find it before her family finds out.Id: Di sudut pasar, ada Bima.En: In the corner of the market, there is Bima.Id: Ia adalah seorang pedagang yang karismatik dan penuh akal.En: He is a charismatic and clever vendor.Id: Banyak yang bilang, ia tahu segala gosip yang beredar di pasar ini.En: Many say he knows all the gossip circulating in the market.Id: Meskipun Bima tampak ramah, Ayu merasa ragu.En: Even though Bima seems friendly, Ayu feels uncertain.Id: Apakah dia bisa dipercaya?En: Can he be trusted?Id: Namun, Ayu menyadari bahwa jika ia ingin menemukan pusaka itu, ia harus bekerja sama dengan Bima.En: However, Ayu realizes that if she wants to find the heirloom, she has to work with Bima.Id: "Mas Bima, saya butuh bantuan," ujar Ayu dengan nada yakin.En: "Mas Bima, I need help," said Ayu with a determined tone.Id: "Ada sesuatu yang hilang, benda keluarga. Saya dengar Mas Bima bisa membantu."En: "Something is missing, a family item. I heard Mas Bima can help."Id: Bima tersenyum simpul.En: Bima smiled knowingly.Id: "Tahu banyak bukan berarti tahu segalanya, tapi saya akan coba bantu."En: "Knowing a lot doesn't mean knowing everything, but I'll try to help."Id: Pasar semakin ramai.En: The market gets busier.Id: Hujan turun lebih deras, menciptakan kebingungan.En: The rain pours down harder, creating confusion.Id: Air menggenang, tapi Ayu dan Bima tetap berkeliling.En: Water pools, but Ayu and Bima keep moving around.Id: Mereka mencari informasi dari satu stan ke stan lain.En: They look for information from one stall to another.Id: Saat mereka mulai kehabisan harapan, Bima melihat sesuatu yang aneh di salah satu stan.En: Just as they start losing hope, Bima spots something odd at one of the stalls.Id: "Itu...," Bima menghentikan langkah.En: "That...," Bima stops in his tracks.Id: Matanya menatap sebuah kompartemen tersembunyi di balik beberapa peti ikan.En: His eyes focus on a hidden compartment behind some fish crates.Id: Dengan sigap, mereka mendekati stan itu.En: Quickly, they approach the stall.Id: Ayu merasakan jantungnya berdetak cepat.En: Ayu feels her heart beating fast.Id: Saat itu, ia tahu inilah saatnya.En: At that moment, she knows this is it.Id: Dengan keberanian, Ayu dan Bima membuka kompartemen itu dan menemukan pusaka yang hilang.En: With courage, Ayu and Bima open the compartment and find the missing heirloom.Id: "Ini dia!" Ayu berseru, merasa lega dan bersyukur.En: "This is it!" Ayu exclaims, feeling relieved and grateful.Id: Ia berbalik ke arah Bima, matanya bersinar penuh terima kasih.En: She turns to Bima, her eyes shining with gratitude.Id: Meskipun awalnya ragu, Ayu belajar untuk percaya pada orang lain.En: Even though she was initially doubtful, Ayu learns to trust others.Id: Dia menyadari betapa pentingnya kerjasama.En: She realizes how important cooperation is.Id: Sementara itu, Bima menghargai keberanian dan ketulusan Ayu.En: Meanwhile, Bima appreciates Ayu's courage and sincerity.Id: Mereka berdua pulang dengan membawa pusaka itu, tetapi lebih dari itu, mereka pulang dengan persahabatan yang baru.En: They both return home with the heirloom, but more than that, they come back with a new friendship.Id: Pasar kembali ke hiruk pikuknya, seolah-olah peristiwa tadi hanyalah salah satu dari sekian banyak kisah yang mengalir layaknya aliran sungai di tengah kota Jakarta.En: The market returns to its hustle and bustle, as if the incident was just one of many stories flowing like the river in the heart of Jakarta.Id: Namun bagi Ayu dan Bima, hari itu adalah awal dari sesuatu yang lebih besar dari tak sekedar menemukan barang yang hilang.En: However, for Ayu and Bima, that day was the beginning of something bigger than merely finding a lost item. Vocabulary Words:seafood: ikan lautlively: meriaharoma: aromaemanating: menguarumbrellas: payungvendors: pedagangdetermined: yakınvaluable: berhargaheirloom: pusakatroubling: membuat gelisahcharismatic: karismatikcirculating: beredaruncertain: raguhop: melompatcompartment: kompartemencrates: peticourage: keberanianrelieved: legagrateful: bersyukurcooperation: kerjasamasincerity: ketulusangratitude: terima kasihtrust: percayahustle and bustle: hiruk pikukincident: peristiwaflowing: mengalirdetermined: gigihdweller: penghunicongestion: kemacetancompanionship: persahabatan
Fluent Fiction - Indonesian: Raindrops and Resilience: A Journey to Inner Peace at Tanah Lot Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-21-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah hujan gerimis yang menghiasi Tanah Lot, suasana Galungan terasa magis.En: In the midst of the drizzle that adorned Tanah Lot, the atmosphere of Galungan felt magical.Id: Udara basah dengan aroma tanah yang menenangkan.En: The air was damp with the calming scent of soil.Id: Adi dan Nina berdiri bersama, menikmati keindahan pura yang berdiri megah di atas batu karang.En: Adi and Nina stood together, enjoying the beauty of the temple that stood majestically atop the rock.Id: Adi menghirup dalam-dalam, tetapi segera menyadari napasnya terasa berat.En: Adi took a deep breath but soon realized that his breathing felt heavy.Id: Musim hujan membuat gejala asmanya kambuh lebih sering.En: The rainy season made his asthma symptoms flare up more often.Id: "Adi, kamu baik-baik saja?En: "Adi, are you okay?"Id: " tanya Nina khawatir, memperhatikan wajah Adi yang pucat.En: asked Nina worriedly, noticing Adi's pale face.Id: Adi mengangguk perlahan, meskipun dada terasa sesak.En: Adi nodded slowly, although his chest felt tight.Id: "Aku ingin menikmati hari ini.En: "I want to enjoy today.Id: Ini Galungan, saat untuk mensyukuri segala berkah," kata Adi, berusaha tersenyum.En: This is Galungan, a time to be grateful for all the blessings," said Adi, trying to smile.Id: Nina melihat langit kelabu yang terus mengguyur hujan.En: Nina looked at the gray sky that continued to pour rain.Id: Ia tahu Adi ingin sekali merasakan kedamaian di Tanah Lot.En: She knew Adi really wanted to feel the peace at Tanah Lot.Id: "Mari kita berjalan pelan-pelan saja.En: "Let's walk slowly.Id: Aku akan menemanimu," saran Nina lembut.En: I'll accompany you," suggested Nina gently.Id: "Saya tidak ingin melewatkan upacara di dalam pura," tambah Adi, berharap asmanya tidak menghalanginya menikmati momen yang sudah lama dinantikannya.En: "I don't want to miss the ceremony inside the temple," added Adi, hoping his asthma wouldn't prevent him from enjoying the moment he had long awaited.Id: Namun, saat suasana dalam pura semakin ramai, nafas Adi semakin pendek.En: However, as the atmosphere inside the temple became busier, Adi's breath grew shorter.Id: Ia berhenti, berpegangan erat pada Nina saat serangan asma menghampirinya dengan kuat.En: He stopped, holding onto Nina tightly as the asthma attack hit him hard.Id: Wajah Adi memucat, dan ketegangan menyelimutinya.En: Adi's face turned pale, and tension enveloped him.Id: Nina lekas bertindak.En: Nina quickly took action.Id: "Tenang, tarik napas pelan-pelan.En: "Calm down, breathe slowly.Id: Aku di sini," katanya menenangkan, mengambil inhaler dari tas Adi dan memberikannya.En: I'm here," she said soothingly, taking the inhaler from Adi's bag and giving it to him.Id: Setelah beberapa kali semprot inhaler, Adi mulai merasa lebih baik.En: After several puffs of the inhaler, Adi started to feel better.Id: Meski masih sedikit kesulitan bernafas, ketenangan Nina membantu meredakan paniknya.En: Although still slightly struggling to breathe, Nina's calmness helped ease his panic.Id: "Terima kasih, Nina.En: "Thank you, Nina.Id: Aku terlalu memaksakan diri," kata Adi pelan.En: I was pushing myself too hard," said Adi softly.Id: Nina mengangguk, tersenyum lembut.En: Nina nodded, smiling gently.Id: "Yang penting kamu baik-baik saja.En: "The important thing is you're okay.Id: Kita bisa merayakan dengan cara yang lebih tenang," jawab Nina, menawarkan dukungan tulus.En: We can celebrate in a more relaxed way," replied Nina, offering genuine support.Id: Adi akhirnya memilih duduk di pinggir pura, mengamati ombak yang menghantam karang dengan gemuruh lembut.En: Adi finally chose to sit at the edge of the temple, observing the waves as they crashed onto the rocks with a soft roar.Id: Suara alam yang menenangkan membantunya merenung.En: The soothing sounds of nature helped him to reflect.Id: Ia sadar bahwa ketenangan bisa ditemukan dalam segala keterbatasan.En: He realized that peace could be found within all limitations.Id: Nina duduk di samping Adi, menikmati kebersamaan dalam keheningan.En: Nina sat beside Adi, enjoying the companionship in silence.Id: Keduanya menikmati festival dengan cara mereka sendiri, menghargai setiap momen kecil yang hadir.En: Both enjoyed the festival in their own way, appreciating every small moment that occurred.Id: Dalam kesadaran baru, Adi memahami bahwa asmanya bukanlah penghalang untuk menikmati hidup.En: In this newfound awareness, Adi understood that his asthma was not an obstacle to enjoying life.Id: Ia belajar menerima dan mensyukuri kemampuan yang ia miliki.En: He learned to accept and be grateful for the abilities he had.Id: Bersama Nina, ia menemukan kedamaian di tengah hujan, dalam perayaan yang berbeda namun tak kalah indah.En: Together with Nina, he found peace in the rain, in a celebration that was different but no less beautiful.Id: Hari itu, Adi dan Nina pulang dengan hati lebih tenang.En: That day, Adi and Nina returned home with a calmer heart.Id: Adi membawa pelajaran berharga bahwa menerima diri sendiri adalah awal dari kebahagiaan sejati.En: Adi carried with him the valuable lesson that accepting oneself is the beginning of true happiness.Id: Tanah Lot, di bawah gerimis hujan, menjadi saksi perubahan kecil namun berarti dalam hidup Adi.En: Tanah Lot, under the drizzle of rain, became a witness to a small but meaningful change in Adi's life. Vocabulary Words:drizzle: gerimisadorned: menghiasiatmosphere: suasanamagical: magisdamp: basahmajestically: megahflare up: kambuhpale: pucattight: sesakgrateful: mensyukuripour: mengguyurbreathe: bernafastenure: keteganganenveloped: menyelimutinyainhaler: inhalerpuff: semprotsoothingly: menenangkancalmness: ketenanganease: meredakanpushing: memaksakancompanionship: kebersamaanobstacle: penghalangappreciate: menghargaireflection: merenunglimitations: keterbatasannewfound: barurelaxed: tenangsoothing: menenangkanawareness: kesadaranwitness: saksi
Fluent Fiction - Indonesian: When Rain Sparks Innovation: A Tale of Eco-Tech Harmony Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-20-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah derai hujan yang turun lembut di Taman Teknologi Jawa, Yogyakarta, Wulan dan Arief memulai hari mereka.En: In the midst of the gentle rain falling in Taman Teknologi Jawa, Yogyakarta, Wulan and Arief began their day.Id: Di sekitar mereka, gedung-gedung modern berdiri megah, menciptakan kontras dengan pepohonan hijau yang basah oleh air hujan.En: Around them, modern buildings stood majestically, creating a contrast with the green trees wet from the rain.Id: Suara gemuruh deras air terasa damai sekaligus menantang.En: The sound of the heavy rain felt peaceful yet challenging.Id: Wulan adalah seorang ilmuwan lingkungan yang penuh semangat.En: Wulan was a passionate environmental scientist.Id: Ia ingin menemukan inovasi teknologi berkelanjutan yang dapat mengurangi limbah elektronik.En: She wanted to discover sustainable technology innovations that could reduce electronic waste.Id: Sementara itu, Arief, seorang insinyur perangkat lunak, lebih fokus pada efisiensi.En: Meanwhile, Arief, a software engineer, was more focused on efficiency.Id: Ia skeptis terhadap teknologi ramah lingkungan.En: He was skeptical about eco-friendly technology.Id: "Hujan lagi," kata Arief sambil menepuk-nepuk jas hujannya yang basah.En: "Rain again," said Arief while patting his wet raincoat.Id: Ia menatap Wulan yang sedang menyiapkan bahan-bahan untuk proyek mereka.En: He looked at Wulan who was preparing materials for their project.Id: "Kau tahu? Hujan ini membuatku merasa lebih segar untuk memulai sesuatu yang baru," jawab Wulan dengan antusias.En: "You know? This rain makes me feel more refreshed to start something new," replied Wulan enthusiastically.Id: Semangatnya tidak berkurang meski cuaca mendung.En: Her spirit wasn't dampened despite the gloomy weather.Id: Mereka sedang bekerja sama dalam proyek teknologi berkelanjutan.En: They were working together on a sustainable technology project.Id: Namun, Arief meragukan apakah teknologi semacam ini dapat berjalan dengan efektif.En: However, Arief doubted whether such technology could function effectively.Id: Deadline semakin dekat, dan Arief merasa harus ada keputusan cepat yang diambil.En: The deadline was approaching, and Arief felt a quick decision needed to be made.Id: "Aku tidak yakin kita punya waktu cukup untuk hal baru ini, Wulan," kata Arief dengan ragu.En: "I'm not sure we have enough time for this new thing, Wulan," said Arief hesitantly.Id: "Tapi, kita gak bisa terus-terusan menambah limbah elektronik," jawab Wulan tegas.En: "But we can't keep adding electronic waste," replied Wulan firmly.Id: "Aku punya prototipe yang bisa kuraih."En: "I have a prototype that I can reach."Id: Wulan menunjukkan prototipe di depannya.En: Wulan showed the prototype in front of him.Id: Sebuah perangkat kecil yang terbuat dari bahan daur ulang berfungsi sebagai alat pemroses data efisien.En: A small device made from recycled materials that functioned as an efficient data processor.Id: "Ini, lihat bagaimana ini bekerja," katanya, menyerahkan prototipe pada Arief.En: "Here, see how this works," she said, handing the prototype to Arief.Id: Arief memandang skeptis pada awalnya.En: Arief looked skeptical at first.Id: Namun, saat prototipe itu bekerja dengan mulus, ia mulai terkesan.En: However, as the prototype worked smoothly, he began to be impressed.Id: "Perangkat ini... cukup menarik," gumamnya.En: "This device... it's quite interesting," he murmured.Id: Perdebatan antara keduanya meningkat.En: The debate between the two increased.Id: Wulan tak mau mengorbankan visinya demi mengejar tenggat waktu.En: Wulan didn't want to sacrifice her vision in pursuit of meeting the deadline.Id: Namun, Arief mulai melihat potensi dari inovasi Wulan.En: However, Arief began to see the potential in Wulan's innovation.Id: "Hadirkan inovasi ini dalam pengembangan perangkat lunak kita.En: "Let's incorporate this innovation into our software development.Id: Kita pasti bisa," ujar Wulan dengan yakin.En: We can definitely do it," said Wulan confidently.Id: Arief mengangguk, akhirnya mengakui bahwa ada cara untuk menggabungkan teknologi berkelanjutan dengan produk yang perlu efisiensi tinggi.En: Arief nodded, finally acknowledging that there was a way to combine sustainable technology with a product that needed high efficiency.Id: Mereka lanjut bekerja sama.En: They continued working together.Id: Dengan kerja keras dan keyakinan, mereka berhasil mengembangkan teknologi baru.En: With hard work and faith, they succeeded in developing new technology.Id: Arief, yang sebelumnya ragu, kini mulai menyadari pentingnya teknologi berkelanjutan.En: Arief, who had previously been doubtful, now started realizing the importance of sustainable technology.Id: Kolaborasi mereka sukses.En: Their collaboration was a success.Id: Akhirnya, Wulan dan Arief mempersembahkan proyek mereka—penemuan yang tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan.En: Finally, Wulan and Arief presented their project—a discovery that was not only effective but also eco-friendly.Id: Di sudut Taman Teknologi Jawa, dua orang ini menemukan titik temu antara efisiensi dan keberlanjutan.En: In a corner of Taman Teknologi Jawa, these two people found a meeting point between efficiency and sustainability.Id: Hujan terus turun di luar, namun kali ini, derainya membawa harapan baru bagi mereka berdua.En: The rain continued to fall outside, but this time, its pitter-patter brought new hope for the two of them. Vocabulary Words:amidst: di tengahmajestic: megahcontrast: kontrasenvironmental: lingkungansustainable: berkelanjutaninnovations: inovasiskeptical: skeptisraincoat: jas hujanenthusiastically: dengan antusiasgloomy: mendungeffectively: dengan efektifhesitantly: dengan ragufirmly: tegasprototype: prototiperecycled: dari daur ulangprocessor: pemrosesmurmured: gumamnyadebate: perdebatansacrifice: mengorbankanpursuit: mengejarpotential: potensiincorporate: hadirkancollaboration: kolaborasiacknowledging: mengakuidiscovery: penemuaneco-friendly: ramah lingkunganmeeting point: titik temupitter-patter: deraihope: harapanefficiency: efisiensi
Fluent Fiction - Indonesian: Ayu's Race Against Time: Power Outages & Innovation in Jakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-20-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan rintik-rintik menutupi kota Jakarta.En: The drizzling rain covered the city of Jakarta.Id: Gedung pencakar langit terlihat kabur di balik hujan, sementara lampu-lampu terang berpendar menerangi jalan-jalan sibuk.En: The skyscrapers looked hazy behind the rain, while the bright lights shimmered, illuminating the busy streets.Id: Ayu duduk di kantornya, matanya fokus pada layar komputer.En: Ayu sat in her office, her eyes focused on the computer screen.Id: Sebagai analis data di startup energi terbarukan, hari ini adalah hari penting.En: As a data analyst at a renewable energy startup, today was an important day.Id: Dia harus mengunggah file data penting tentang solusi energi terbarukan.En: She had to upload a crucial data file about renewable energy solutions.Id: File ini sangat penting untuk presentasi kepada investor besar.En: This file was extremely important for a presentation to a major investor.Id: Jika berhasil, startup Ayu bisa mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan.En: If successful, Ayu's startup could receive the funding it needed.Id: Namun, saat Ayu hampir selesai, layar komputer tiba-tiba padam.En: However, just as Ayu was nearly finished, the computer screen suddenly went black.Id: Seluruh kantor gelap gulita.En: The entire office was pitch dark.Id: "Budi, mati lampu lagi!En: "Budi, the power's out again!"Id: " seru Ayu cemas.En: Ayu exclaimed anxiously.Id: Budi, rekan kerjanya, mengangguk dari meja sebelah.En: Budi, her coworker, nodded from the desk next to hers.Id: "Sekarang, kita harus bagaimana?En: "Now, what should we do?"Id: " tanya Budi.En: Budi asked.Id: Ayu bergegas mengumpulkan barang-barangnya.En: Ayu quickly gathered her belongings.Id: "Ada co-working space dekat sini.En: "There's a co-working space nearby.Id: Aku harap mereka punya genset cadangan," katanya, berharap langkah alternatif ini dapat menyelamatkan pekerjaannya.En: I hope they have a backup generator," she said, hoping this alternative would save her work.Id: Di luar, hujan semakin deras.En: Outside, the rain poured even harder.Id: Jakarta Smart City, meski dikenal dengan teknologi canggihnya, terkadang masih terjebak masalah-masalah klasik.En: Jakarta Smart City, though known for its advanced technology, sometimes still got caught up in classic problems.Id: Bagi Ayu, ini adalah tantangan besar.En: For Ayu, this was a major challenge.Id: Dia selalu ingin membuat teknologi lebih mudah diakses di seluruh Indonesia.En: She always wanted to make technology more accessible across Indonesia.Id: Namun malam ini, dia bertanya-tanya apakah dia benar-benar bisa membuat perubahan.En: But tonight, she wondered if she could really make a difference.Id: Sesampainya di co-working space, Ayu lega melihat lampu-lampu masih menyala.En: Upon arriving at the co-working space, Ayu felt relieved to see the lights still on.Id: Dia segera menuju meja kosong dan menyalakan laptopnya.En: She quickly headed to an empty table and turned on her laptop.Id: Namun tiba-tiba, suara dengungan generator mulai melemah.En: But suddenly, the hum of the generator started to weaken.Id: Teringat pada peralatan portabel yang dibawanya, Ayu mencari solar-powered generator di tas.En: Remembering the portable equipment she brought, Ayu searched for a solar-powered generator in her bag.Id: Dengan cepat, dia memasang alat itu.En: Quickly, she set it up.Id: "Aku harap ini bekerja," bisiknya pada diri sendiri sambil menghubungkan kabel.En: "I hope this works," she whispered to herself while connecting the cables.Id: Waktu terus berjalan.En: Time kept ticking.Id: Dengan jantung berdebar kencang, Ayu memantau proses unggahannya.En: With her heart pounding, Ayu monitored the upload process.Id: Tik-tok, menit-menit berharga berlalu, dan akhirnya, baris unggahan menunjukkan kata "Selesai".En: Tick-tock, precious minutes ticked by, and finally, the upload bar showed the word "Complete".Id: Ayu menarik napas lega.En: Ayu breathed a sigh of relief.Id: Dia berhasil.En: She had succeeded.Id: Kedegilan dan kecepatan berpikir Ayu menyelamatkan hari itu.En: Ayu's determination and quick thinking saved the day.Id: Startup-nya mendapat investasi yang dibutuhkan, dan Ayu merasa lebih yakin akan kemampuannya.En: Her startup got the investment it needed, and Ayu felt more confident in her abilities.Id: Jakarta, meski penuh tantangan, adalah tempat di mana inovasi dan tekad bisa tumbuh subur.En: Jakarta, though full of challenges, is a place where innovation and determination can flourish.Id: Dengan rasa puas, Ayu menatap keluar jendela.En: With a sense of satisfaction, Ayu gazed out the window.Id: Hujan mungkin masih turun di luar, tetapi dengan semangat dan usaha, ada banyak hal yang bisa dicapai.En: The rain might still be falling outside, but with spirit and effort, there are many things that can be achieved.Id: Bagi Ayu, malam ini adalah awal baru untuk lebih berani mengejar mimpinya.En: For Ayu, tonight was a new beginning to courageously pursue her dreams. Vocabulary Words:drizzling: rintik-rintikhazy: kaburshimmered: berpendarcrucial: pentingpresentation: presentasiinvestor: investorfunding: pendanaananxiously: cemascoworker: rekan kerjabelongings: barang-barangbackup: cadanganalternative: alternatifchallenge: tantanganaccessible: mudah diaksesdifference: perubahanweaken: melemahportable: portabelequipment: peralatanquickly: dengan cepatwhispered: bisiknyacables: kabelticking: berjalanprecious: berhargaupload: unggahandetermination: kedegilanabilities: kemampuaninnovation: inovasisatisfaction: puaspursue: mengejargenerator: generator
Fluent Fiction - Indonesian: Amidst Storms: A Journey of Resilience and Hope Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-19-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah hujan deras di Jakarta, rumah sakit selalu bergerak seperti mesin yang tidak pernah berhenti.En: In the midst of the heavy rain in Jakarta, the hospital continues to operate like a machine that never stops.Id: Meski awan gelap menutupi langit, di dalam rumah sakit ada kesibukan yang tiada henti.En: Although dark clouds cover the sky, inside the hospital there is never-ending activity.Id: Para perawat dan dokter bergegas dari satu tempat ke tempat lain.En: Nurses and doctors rush from one place to another.Id: Di salah satu kamar, ada Iman yang sedang berjuang dengan penyakit kronisnya.En: In one room, there is Iman who is struggling with his chronic illness.Id: Iman pria yang tabah.En: Iman is a resilient man.Id: Meski tubuhnya lemah, semangatnya tetap kuat.En: Although his body is weak, his spirit remains strong.Id: Di sisinya, ada Sari, kakak perempuannya, yang selalu mendampingi.En: By his side is Sari, his older sister, who always accompanies him.Id: Sari adalah perawat di rumah sakit itu.En: Sari is a nurse at the hospital.Id: Ia tahu betapa sulitnya situasi Iman, tetapi ia selalu optimis.En: She knows how difficult Iman's situation is, but she remains optimistic.Id: Budi, sahabat Iman, sering datang mengunjungi.En: Budi, Iman's best friend, often comes to visit.Id: Dengan guyonan dan cerita lucunya, Budi membuat Iman dan Sari tertawa, melupakan sejenak kesulitan yang ada.En: With his jokes and funny stories, Budi makes Iman and Sari laugh, momentarily forgetting the hardships.Id: Namun, jauh di dalam hati, ada kekhawatiran yang tidak dapat mereka sembunyikan.En: However, deep inside, there is a worry they cannot hide.Id: Iman sudah lama berjuang melawan sakitnya.En: Iman has been fighting his illness for a long time.Id: Namun, penyakit itu tidak juga hilang.En: However, the illness does not go away.Id: Dokter menyarankan pengobatan baru.En: The doctor recommends a new treatment.Id: Ada risiko, tetapi pengobatan ini berpotensi membaikkan kondisi Iman.En: There are risks, but this treatment has the potential to improve Iman's condition.Id: Iman berpikir keras sebelum akhirnya memutuskan mencobanya.En: Iman thinks hard before finally deciding to try it.Id: Dia ingin mendapatkan kembali kehidupannya seperti semula.En: He wants to regain his life as it was.Id: Suatu malam, hujan deras membangunkan Iman.En: One night, the heavy rain awakens Iman.Id: Petir menyambar-nyambar di luar, seolah menggema dalam tubuhnya.En: Lightning strikes outside, as if echoing through his body.Id: Iman merasakan sakit yang sangat.En: Iman feels immense pain.Id: Setback parah.En: A severe setback.Id: Pikiran negatif menguasai pikirannya, mempertanyakan apakah keputusan mencoba pengobatan baru adalah pilihan yang tepat.En: Negative thoughts dominate his mind, questioning whether the decision to try the new treatment was the right choice.Id: Namun, Sari dan Budi tidak membiarkan Iman tenggelam dalam keraguan.En: However, Sari and Budi do not let Iman drown in doubt.Id: Mereka memberikan dukungan tanpa henti.En: They provide relentless support.Id: “Tidak apa-apa, Iman.En: "It's okay, Iman.Id: Kita lalui ini bersama,” kata Sari saat menenangkan adiknya.En: We'll get through this together," says Sari as she comforts her brother.Id: Budi menambahkan, “Kalau kamu menyerah, bagaimana bisa aku kalah taruhan bahwa kamu akan segera sehat?En: Budi adds, "If you give up, how can I lose the bet that you'll get better soon?"Id: ”Dengan bantuan dan dukungan mereka, Iman menemukan kembali kekuatannya.En: With their help and support, Iman finds his strength again.Id: Ia bertekad melanjutkan pengobatan.En: He is determined to continue with the treatment.Id: Bulan demi bulan berlalu dan mulai terlihat perubahan positif.En: Months pass and positive changes begin to appear.Id: Iman merasa lebih baik, meski perjalanan ini masih panjang.En: Iman feels better, although the journey is still long.Id: Kini, Iman lebih memahami arti ketahanan.En: Now, Iman better understands the meaning of resilience.Id: Dukungan dari orang-orang terkasih adalah karunia yang berharga.En: The support from loved ones is a precious gift.Id: Dengan menghadapi ketidakpastian ini, Iman menyadari bahwa meski badai datang, masih ada pelangi yang menanti.En: By facing this uncertainty, Iman realizes that even though storms come, there's still a rainbow waiting.Id: Setiap hari adalah langkah baru menuju hidup yang lebih baik.En: Every day is a new step toward a better life.Id: Meski hujan di luar tidak berhenti, di dalam hati Iman, matahari mulai bersinar terang.En: Though the rain outside never stops, within Iman's heart, the sun begins to shine brightly. Vocabulary Words:operate: bergerakmidst: tengahresilient: tabahchronic: kronisclouds: awanmachine: mesinspirit: semangataccompanies: mendampingioptimistic: optimishardships: kesulitanworry: kekhawatiranfighting: berjuangtreatment: pengobatanrisks: risikopotential: potensidecision: keputusansetback: setbackdominates: menguasaidoubt: keraguanrelentless: tanpa hentidetermined: bertekadchanges: perubahanresilience: ketahananuncertainty: ketidakpastianprecious: berhargashine: bersinarregain: mendapatkan kembaliimmense: sangatdominate: menguasaiechoing: menggema
Fluent Fiction - Indonesian: Healing Hearts: A Chance Encounter in a Hospital Waiting Room Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-19-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah hujan lebat yang terus menyerbu jendela kaca rumah sakit, Budi duduk dengan gelisah di ruang tunggu.En: In the midst of the heavy rain that kept battering the hospital’s glass windows, Budi sat anxiously in the waiting room.Id: Aroma antiseptik menggantung di udara, dan cahaya lampu neon bergetar lembut.En: The aroma of antiseptic hung in the air, and the neon lights flickered gently.Id: Budi menundukkan kepala, berusaha menenangkan degup jantungnya yang memburu.En: Budi lowered his head, trying to calm his racing heart.Id: Rumah sakit selalu membuatnya cemas, mengingatkan pada kejadian traumatis di masa lalu.En: Hospitals always made him anxious, reminding him of traumatic events from the past.Id: Di sampingnya, Dewi, adik perempuannya yang penuh semangat, mengamati kakaknya dengan penuh perhatian.En: Beside him, Dewi, his spirited younger sister, watched her brother attentively.Id: "Mas Budi, kenapa nggak coba ngobrol sama orang lain?En: "Mas Budi, why don’t you try talking to someone else?Id: Jangan terlalu tegang," sarannya sambil memberi senyum.En: Don’t be too tense," she suggested with a smile.Id: Budi menghela nafas dalam-dalam, "Aku cuma khawatir sama Ibu.En: Budi took a deep breath, "I’m just worried about Mom.Id: Lagipula, aku nggak tahu harus mulai dari mana.En: Besides, I don’t know where to start."Id: "Dewi menggeleng, "Itu Intan, dia sering aku lihat di sini.En: Dewi shook her head, "That’s Intan, I often see her here.Id: Dia sepertinya baik.En: She seems nice."Id: "Di seberang ruangan, Intan duduk memegang buku di pangkuannya.En: Across the room, Intan sat with a book on her lap.Id: Rambutnya yang panjang tergerai, wajahnya mencerminkan ketenangan yang tenang meski hatinya juga terbebani.En: Her long hair hung loose, and her face reflected a calmness although her heart was burdened too.Id: Adik laki-lakinya sudah lama sakit, tapi Intan tak pernah kehilangan harapan.En: Her younger brother had been sick for a long time, but Intan never lost hope.Id: Setelah ragu beberapa saat, akhirnya Budi memberanikan diri mendekati Intan.En: After hesitating for a moment, Budi finally mustered the courage to approach Intan.Id: "Hai, kamu Intan, kan?En: "Hi, you're Intan, right?"Id: " tanya Budi mencoba ramah.En: asked Budi trying to be friendly.Id: Intan mengangkat wajah, tersenyum lembut.En: Intan looked up, smiling softly.Id: "Iya, dan kamu mungkin Budi?En: "Yes, and you’re probably Budi?Id: Aku pernah lihat kamu dengan adikmu.En: I’ve seen you with your sister."Id: ""Hmm, iya benar.En: "Hmm, yes, that’s right.Id: Ibu lagi dirawat.En: Mom is being treated.Id: Aku sebenarnya nggak terlalu nyaman di rumah sakit," kata Budi, sedikit canggung.En: I’m actually not very comfortable in hospitals," said Budi, a bit awkwardly.Id: Intan mengangguk mengerti.En: Intan nodded understandingly.Id: "Aku tahu rasanya.En: "I know the feeling.Id: Kadang, kita cuma butuh teman ngobrol.En: Sometimes, we just need someone to talk to."Id: "Seiring hujan yang masih mengguyur deras, obrolan mereka mengalir lancar.En: As the rain continued to pour heavily, their conversation flowed smoothly.Id: Mereka berbagi cerita, tentang kegigihan Ibu Budi dan semangat juang adik Intan.En: They shared stories about Budi’s mother’s perseverance and Intan’s brother’s fighting spirit.Id: Dalam percakapan itu, mereka menemukan kehangatan dan penghiburan, melupakan sejenak kekhawatiran yang membelenggu.En: In that conversation, they found warmth and solace, momentarily forgetting the worries that bound them.Id: Waktu berlalu, dan suara gemuruh hujan mulai mereda.En: Time passed, and the sound of the rumbling rain began to subside.Id: Sebelum pulang, Budi dan Intan bertukar nomor telepon.En: Before leaving, Budi and Intan exchanged phone numbers.Id: "Terima kasih, Intan.En: "Thank you, Intan.Id: Rasanya lebih baik bisa berbicara denganmu," kata Budi dengan tulus.En: It feels better being able to talk with you," said Budi sincerely.Id: Intan mengangguk, matanya bersinar lembut.En: Intan nodded, her eyes shining softly.Id: "Sama-sama, Budi.En: "You’re welcome, Budi.Id: Kita bisa saling mendukung.En: We can support each other.Id: Dunia ini nggak terlalu menakutkan kalau kita punya teman.En: The world isn’t so scary if we have a friend."Id: "Malam itu, saat Budi dan Dewi pulang, hujan masih menyisakan genangan di sepanjang jalan.En: That night, as Budi and Dewi went home, the rain left puddles along the street.Id: Tapi di dalam hatinya, Budi merasa lebih tenang.En: But inside his heart, Budi felt more at ease.Id: Dia mungkin masih takut pada rumah sakit, tapi sekarang tahu, bersahabat bisa menjadi pelipur lara yang manjur.En: He might still be afraid of hospitals, but now he knew that friendship could be a powerful comfort.Id: Melalui percakapan simpel di ruang tunggu rumah sakit, Budi menyadari betapa kekuatan hubungan manusia bisa menenangkan hati yang gundah.En: Through a simple conversation in the hospital waiting room, Budi realized how the strength of human connections could calm a troubled heart.Id: Jakarta yang basah setelah hujan menambah dingin malam, namun tak lagi membuatnya merasa sendiri.En: A wet Jakarta after the rain added chill to the night, but no longer made him feel alone. Vocabulary Words:amidst: di tengahbattering: menyerbuanxiously: dengan gelisaharoma: aromaantiseptic: antiseptikflickered: bergetarracing: memburutraumatic: traumatisspirited: penuh semangatattentively: penuh perhatianperseverance: kegigihansolace: penghiburansubside: meredasincerely: dengan tulusshining: bersinarpuddles: genanganease: tenangpowerful: manjurcomfort: pelipur laraconnections: hubungancalm: menenangkanburdened: terbebanimustered: memberanikanawkwardly: sedikit canggungsupport: mendukungchill: dinginforgotten: melupakanhesitating: raguspirit: semangatbound: membelenggu
Fluent Fiction - Indonesian: Secrets of Candi Borobudur: A Night of Discovery Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-23-34-02-id Story Transcript:Id: Langit malam itu gelap dan berat dengan awan hujan.En: The sky that night was dark and heavy with rain clouds.Id: Di tengah rinai hujan, Candi Borobudur berdiri megah, seolah berbisik cerita-cerita purba.En: Amidst the drizzle, Candi Borobudur stood majestic, as if whispering ancient tales.Id: Dimas, seorang arkeolog muda dengan semangat yang membara, berdiri mengagumi megahnya candi tersebut.En: Dimas, a young archaeologist with a burning passion, stood admiring the grandeur of the temple.Id: Dia menggigil sedikit, bukan hanya karena dingin, tetapi karena kegembiraan.En: He shivered slightly, not just from the cold, but from excitement.Id: Ada sesuatu yang membingungkan para arkeolog; sebuah artefak dari candi telah berpindah tempat dengan misterius semalam.En: There was something puzzling the archaeologists; an artifact from the temple had mysteriously changed places overnight.Id: Dimas merasa ini adalah kesempatan sempurna untuk membuktikan kemampuannya di depan mentornya, Ayu.En: Dimas felt this was the perfect opportunity to prove his skills in front of his mentor, Ayu.Id: Dia ingin mendapatkan pengakuan darinya.En: He wanted recognition from her.Id: Namun, ada saingan lain, Rama, yang juga berusaha mendapatkan perhatian Ayu.En: However, there was another rival, Rama, who was also trying to get Ayu's attention.Id: Langit menumpahkan airnya tanpa henti, membuat tanah licin dan berbahaya, tetapi Dimas sudah memutuskan.En: The sky poured down relentlessly, making the ground slippery and dangerous, but Dimas had already decided.Id: Dia akan menyelidiki candi itu malam ini, meskipun hujan lebat mengguyur.En: He would investigate the temple that night, despite the heavy rain.Id: Penuh tekad, Dimas mulai menjelajahi area sekitar candi.En: With determination, Dimas began exploring the area around the temple.Id: Hujan membuat semuanya lebih sulit dan berbahaya.En: The rain made everything more difficult and dangerous.Id: Langkahnya pelan dan hati-hati di antara bebatuan yang licin.En: His steps were slow and cautious among the slippery stones.Id: Sekejap kilat menyinari sekitar, menyorotkan cahaya singkat ke arah bayangan yang tampak seolah-olah bergerak.En: A flash of lightning lit up the surroundings, casting short-lived light on a shadow that seemed to move.Id: Hatanya berdetak cepat, tetapi rasa penasaran mendorongnya maju.En: His heart beat faster, but curiosity pushed him forward.Id: Di tengah keheningan malam, kilauan cahaya dari bulan yang terbenam di balik awan memperlihatkan sebuah celah sempit di bawah candi yang ditutup tumbuhan liar.En: In the silence of the night, the glow of the moon setting behind the clouds revealed a narrow gap beneath the temple covered with wild plants.Id: Dengan penasaran, Dimas menyingkirkan rerumputan itu dan menemukan pintu rahasia yang lama tersembunyi.En: Curiously, Dimas cleared away the grass and found a long-hidden secret door.Id: Hatinya berdegup lebih kencang.En: His heart pounded faster.Id: Dia masuk dengan sangat hati-hati.En: He entered very carefully.Id: Di dalam, Dimas menemukan serangkaian lorong sempit yang berliku.En: Inside, Dimas found a series of winding narrow passages.Id: Petualangan ini membawanya menuju ruang yang besar, tempat artefak tersebut berada.En: This adventure led him to a large room where the artifact was located.Id: Dimas menggenggam tangannya dengan sukacita.En: Dimas clasped his hands with joy.Id: Namun, lebih dari sekadar menemukan artefak, Dimas menemukan mekanisme kuno yang dipakai untuk memindahkan artefak tersebut.En: However, beyond merely finding the artifact, Dimas discovered an ancient mechanism used to move the artifact.Id: Ini adalah penemuan besar!En: This was a significant discovery!Id: Namun, dia sadar bahwa penting untuk memberi penghargaan pada Ayu.En: But he realized the importance of giving credit to Ayu.Id: Pagi harinya, di depan para arkeolog lain, Dimas menjelaskan temuannya dan memberi pujian kepada Ayu, mengatakan betapa pentingnya pelajaran serta bimbingan darinya.En: The next morning, in front of other archaeologists, Dimas explained his findings and gave praise to Ayu, stating how important her lessons and guidance were.Id: Ayu tersenyum padanya dengan penuh bangga.En: Ayu smiled at him with pride.Id: Tetapi yang lebih berarti bagi Dimas adalah pemahaman baru yang dia dapatkan pada malam penuh tantangan itu.En: But what meant more to Dimas was the new understanding he gained on that night full of challenges.Id: Bahwa kerjasama dan ketulusan lebih berarti daripada kebanggaan pribadi.En: That cooperation and sincerity mean more than personal pride.Id: Tanpa gemerlap pujian, Dimas merasakan kepuasan yang mendalam dalam dirinya.En: Without the glitter of praise, Dimas felt a deep satisfaction within himself.Id: Penemuan ini adalah hasil kerja sama dan dedikasi.En: This discovery was the result of teamwork and dedication.Id: Borobudur kembali tenang, menyimpan cerita-ceritanya yang baru terungkap.En: Borobudur returned to its peace, holding onto its newly revealed stories. Vocabulary Words:drizzle: rinaimajestic: megahpuzzling: membingungkanartifact: artefakrecognition: pengakuanrival: sainganrelentlessly: tanpa hentislippery: licincautious: hati-hatilightning: kilatshadow: bayangancuriosity: penasarangap: celahrevealed: memperlihatkannarrow: sempitwinding: berlikupassages: lorongmechanism: mekanismesignificant: besarsincerity: ketulusandedication: dedikasigrandeur: megahnyaadventure: petualanganshivered: menggigilopportunity: kesempatanattention: perhatiandetermination: tekadshort-lived: singkatcarefully: sangat hati-hatipraise: pujian
Fluent Fiction - Indonesian: Budi's Journey: From Fear to Friendship on Gunung Bromo Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-08-38-20-id Story Transcript:Id: Gunung Bromo berdiri megah di depan Budi.En: Gunung Bromo stood majestically in front of Budi.Id: Kabut tebal menutupi puncaknya yang menjulang, memberikan kesan misterius.En: Thick fog covered its towering peak, giving it a mysterious feel.Id: Gemuruh petir dari kejauhan memberi peringatan akan turunnya hujan.En: The rumbling thunder from afar warned of impending rain.Id: Budi dan teman-teman sekelasnya datang ke sini dalam rangka kunjungan lapangan sekolah.En: Budi and his classmates came here for a school field trip.Id: Di tengah ramainya suara teman-temannya, Budi merasa gelisah.En: Amidst the lively chatter of his friends, Budi felt restless.Id: Dia bertekad ingin berteman lebih dekat dengan teman sekelasnya, terutama Sari, yang dia segani.En: He was determined to become closer friends with his classmates, especially Sari, whom he admired.Id: Budi berjalan di belakang Adi dan Sari.En: Budi walked behind Adi and Sari.Id: Mereka terlihat akrab, sering saling bercanda.En: They seemed close, often joking with each other.Id: Budi berusaha mencari cara untuk bergabung.En: Budi tried to find a way to join in.Id: Namun, hujan mulai turun, membuat tanah menjadi licin.En: However, the rain started to fall, making the ground slippery.Id: Rasanya, tidak hanya jalan yang sulit dilalui, tetapi juga interaksi sosial.En: It felt like not only the path was difficult to navigate, but also the social interactions.Id: Di tengah perjalanan, Budi merasa terasing.En: Along the journey, Budi felt isolated.Id: Saat itulah dia teringat kisah lucu tentang Gunung Bromo yang pernah diceritakan oleh kakeknya.En: It was at that moment he remembered a funny story about Gunung Bromo that his grandfather had once told him.Id: "Apa kalian tahu," ujar Budi tiba-tiba dengan suara agak gemetar, "Legenda tentang Pangeran Joko dan Putri Bromo?En: "Do you guys know," Budi suddenly said with a slightly shaky voice, "The legend about Pangeran Joko and Putri Bromo?"Id: "Adi dan Sari berhenti dan memperhatikannya.En: Adi and Sari stopped and paid attention to him.Id: "Tidak, ceritain dong!En: "No, tell us!"Id: " jawab Sari dengan senyumnya yang cerah, membuat Budi merasa sedikit lega.En: replied Sari with her bright smile, making Budi feel a bit relieved.Id: Budi mulai bercerita.En: Budi began to tell the story.Id: "Katanya, Pangeran Joko suatu waktu tersesat di gunung ini.En: "They say, Pangeran Joko once got lost on this mountain.Id: Dia bertemu dengan Putri Bromo yang cantik dan memutuskan untuk bersembunyi di puncaknya agar bisa selalu melihat sang Putri dari kejauhan ketika kabut menghilang.En: He met the beautiful Putri Bromo and decided to hide at its peak so he could always see the princess from afar when the fog cleared."Id: " Suaranya mulai stabil, dan teman-temannya tertawa ketika dia menambahkan bagian konyol dari cerita tersebut.En: His voice began to stabilize, and his friends laughed as he added the funny parts of the story.Id: Namun, ketika hujan semakin deras, Budi terpeleset.En: However, as the rain poured harder, Budi slipped.Id: Dia jatuh terduduk di tanah yang becek.En: He fell seated on the muddy ground.Id: Sari cepat-cepat membantunya berdiri, memberikan sebuah tanya sambil tersenyum, "Kamu baik-baik saja?En: Sari quickly helped him up, asking with a smile, "Are you okay?"Id: "Itu menjadi titik balik bagi Budi.En: That was a turning point for Budi.Id: Melihat perhatian Sari, dia merasa lebih percaya diri.En: Seeing Sari's attention, he felt more confident.Id: Sepanjang perjalanan, mereka berbagi cerita dan tawa, tidak lagi merasa terasing.En: Throughout the journey, they shared stories and laughter, no longer feeling isolated.Id: Akhir dari perjalanan, saat mereka berkumpul di bawah sebuah pohon besar untuk berteduh, semua teman-temannya meminta Budi untuk melanjutkan ceritanya.En: At the end of the trip, as they gathered under a big tree for shelter, all of his friends asked Budi to continue his story.Id: Dengan semangat, Budi melanjutkan kisah-kisahnya.En: Enthusiastically, Budi continued his tales.Id: Kali ini dia yakin, dia diterima dan punya tempat di kelompoknya.En: This time he was sure he was accepted and had a place in his group.Id: Ketika mereka berjalan turun, Budi merasa berbeda.En: As they walked down, Budi felt different.Id: Hujan dan kabut tidak lagi menjadi penghalang.En: The rain and fog were no longer obstacles.Id: Dia sudah mengatasi ketakutannya, dan pada akhirnya, menemukan kepercayaan diri untuk menjalin persahabatan yang tulus.En: He had overcome his fears and, in the end, found the confidence to build genuine friendships.Id: Gunung Bromo tetap berdiri megah di belakang mereka, namun di dalam hati Budi, perjalanan itu sudah menorehkan kenangan yang indah.En: Gunung Bromo still stood majestically behind them, but in Budi's heart, the journey had already etched beautiful memories. Vocabulary Words:majestic: megahfog: kabutpeak: puncakmysterious: misteriusrumbling: gemuruhthunder: petirimpending: akanchatter: suararestless: gelisahdetermined: bertekadadmired: seganislippery: licinnavigate: dilaluiisolated: terasingshaky: gemetarbright: cerahrelieved: legastabilize: stabilfunny: konyolpoured: derasslipped: terpelesetmuddy: becekshelter: berteduhenthusiastically: semangatobstacles: penghalangovercome: mengatasifears: ketakutanconfidence: kepercayaan dirigenuine: tulusetched: menorehkan
Fluent Fiction - Indonesian: Finding Tradition: Bima's Galungan Market Quest Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-23-34-02-id Story Transcript:Id: Bima berdiri di tengah pasar yang ramai, memandang sekeliling dengan mata penuh harapan.En: Bima stood in the middle of the bustling market, looking around with hopeful eyes.Id: Ia ingin sekali membeli persembahan Galungan yang sempurna.En: He really wanted to buy the perfect Galungan offering.Id: Bau kemenyan dan melati memenuhi udara, sementara suara gamelan mengiringi percakapan para penjual dan pembeli.En: The scent of incense and jasmine filled the air, while the sounds of gamelan accompanied the conversations of the sellers and buyers.Id: Indira, adik perempuan Bima, penuh semangat.En: Indira, Bima's younger sister, was full of excitement.Id: Dia berlari ke sana kemari, matanya berbinar melihat kerajinan dan bunga warna-warni.En: She ran back and forth, her eyes sparkling at the crafts and colorful flowers.Id: Namun, kegiatannya membuat Bima sedikit kewalahan.En: However, her activity made Bima a little overwhelmed.Id: Ia harus fokus.En: He needed to focus.Id: "Indira, tetap dekat, ya!En: "Indira, stay close, okay!"Id: " seru Bima, mencoba mengawasi adiknya.En: called Bima, trying to keep an eye on his sister.Id: Mereka sudah mencari selama beberapa waktu, tapi harga di banyak kios lebih mahal dari yang diperhitungkan Bima.En: They had been searching for some time, but the prices at many stalls were higher than Bima had anticipated.Id: Kemudian, mereka bertemu Rizal.En: Then, they met Rizal.Id: Dia adalah penjual yang pandai menarik perhatian dengan kata-kata bijaknya.En: He was a seller who was skilled at attracting attention with his wise words.Id: Rizal mengulurkan tangan ramah, menawarkan bantuan.En: Rizal extended a friendly hand, offering help.Id: "Bima, mungkin butuh sedikit bimbingan?En: "Bima, maybe you need a little guidance?Id: Pasar ini memang bisa membingungkan," Rizal berkata sambil tersenyum.En: This market can indeed be confusing," Rizal said with a smile.Id: Bima ragu.En: Bima hesitated.Id: Dia ingin menyelesaikan ini sendiri, membuktikan pada keluarganya bahwa ia bisa menjaga tradisi.En: He wanted to finish this on his own, to prove to his family that he could uphold tradition.Id: Tapi, di satu sisi, bantuan kelihatannya tidak buruk.En: But, on the other hand, help didn't seem so bad.Id: Melihat Indira yang masih sibuk dengan bunga, Bima akhirnya setuju mendengarkan Rizal.En: Seeing Indira still busy with flowers, Bima finally agreed to listen to Rizal.Id: Rizal membawa mereka ke bagian pasar yang lebih tenang, jauh dari keramaian utama.En: Rizal led them to a quieter part of the market, away from the main crowd.Id: Di sana, tersembunyi sebuah kios dengan persembahan yang indah dan terjangkau.En: There, hidden away, was a stall with beautiful and affordable offerings.Id: Mata Bima berbinar.En: Bima's eyes sparkled.Id: "Ini dia!En: "This is it!Id: Tepat yang ku cari!En: Exactly what I've been looking for!"Id: " kata Bima dengan lega.En: Bima said with relief.Id: Sambil menunggu barang dibungkus, Rizal bercerita tentang pentingnya Galungan.En: While waiting for the items to be wrapped, Rizal shared about the importance of Galungan.Id: "Ini bukan sekedar persembahan, tapi juga penghormatan pada leluhur dan menjaga keseimbangan dharma," katanya lembut.En: "It is not just an offering, but also a way to honor ancestors and maintain the balance of dharma," he said gently.Id: Mendengarnya, Bima merasakan kebanggaan muncul dalam dirinya.En: Upon hearing this, Bima felt a sense of pride arise within him.Id: Ia mengerti lebih dalam arti dari tradisi yang keluarganya lestarikan.En: He understood more deeply the meaning of the tradition his family preserved.Id: Keduanya, Bima dan Indira, akhirnya pulang dengan barang yang dibutuhkan dan pengalaman berharga.En: Both Bima and Indira finally returned home with the items they needed and a valuable experience.Id: Saat matahari terbenam di balik Candi Tersembunyi, Bima merasa lebih percaya diri.En: As the sun set behind the Hidden Temple, Bima felt more confident.Id: Dia tahu betapa pentingnya peran komunitas dalam menjaga budaya.En: He knew how important the role of the community was in preserving culture.Id: Terima kasih untuk Rizal, ia bukan hanya pulang dengan persembahan, tapi juga pelajaran yang tak terlupakan.En: Thanks to Rizal, he didn't just come home with offerings, but also with an unforgettable lesson.Id: Galungan kali ini adalah awal yang baru bagi Bima.En: This Galungan was a new beginning for Bima.Id: Ia telah menunjukkan bahwa ia bisa, tidak hanya kepada keluarga, tapi juga pada dirinya sendiri.En: He had shown that he could, not only to his family but also to himself. Vocabulary Words:bustling: ramaihopeful: penuh harapanincense: kemenyansparkling: berbinaroverwhelmed: kewalahananticipated: diperhitungkanskillful: pandaiwise: bijakguidance: bimbinganhesitated: raguuphold: menjagatradition: tradisiaffordable: terjangkauancestors: leluhurbalance: keseimbanganpride: kebanggaancommunity: komunitaspreserve: melestarikanunforgettable: tak terlupakanexperience: pengalamanconversation: percakapancrafts: kerajinanmaintain: menjagarole: peranconfidence: percaya diriscent: bauquieter: lebih tenanghidden: tersembunyirelief: legahonor: penghormatan
Fluent Fiction - Indonesian: Balancing Secrets and Respect at Candi Borobudur Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-08-38-20-id Story Transcript:Id: Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur yang megah.En: The morning mist enveloped Candi Borobudur, the majestic temple.Id: Seperti sebuah harta karun tersembunyi, candi ini berdiri anggun di tengah rerimbunan hutan tropis yang hijau.En: Like a hidden treasure, this temple stood gracefully amidst the lush green tropical forest.Id: Suara hujan rintik-rintik menghiasi suasana, menambah kesan misteri.En: The sound of drizzle accented the atmosphere, adding a sense of mystery.Id: Di tempat ini, Rizwan, seorang arkeolog muda, berdiri dengan penuh semangat.En: In this place, Rizwan, a young archaeologist, stood with enthusiasm.Id: Pandangannya tertuju pada dinding candi yang berornamen indah.En: His gaze was fixed on the temple's beautifully ornate walls.Id: Ia yakin kalau ada rahasia besar tersembunyi di dalamnya, rahasia yang bisa menjadi penemuan besar dalam dunia arkeologi.En: He was convinced that a great secret lay hidden within, a secret that could become a significant discovery in the world of archaeology.Id: Di sisi lain, ada Amara, seorang sejarawan yang berdedikasi.En: On the other side, there was Amara, a dedicated historian.Id: "Rizwan, kita harus berhenti.En: "Rizwan, we have to stop.Id: Kita tidak boleh mengganggu keseimbangan sejarah di sini.En: We must not disturb the historical balance here.Id: Candi ini memiliki nilai budaya yang harus kita hormati," katanya dengan nada tegas.En: This temple holds cultural value that we must respect," she said firmly.Id: "Amara, tetapi kita bisa belajar banyak dari tempat ini.En: "Amara, but we can learn so much from this place.Id: Menemukan rahasia candi akan memberi kita pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah," jawab Rizwan, tidak kalah bersemangat.En: Uncovering the temple's secrets will give us a deeper understanding of history," replied Rizwan with equal enthusiasm.Id: Perselisihan antara Rizwan dan Amara semakin memuncak.En: The dispute between Rizwan and Amara escalated.Id: Saat Rizwan menemukan petunjuk tentang sebuah ruangan tersembunyi, dilema semakin jelas.En: When Rizwan discovered clues about a hidden room, the dilemma became more apparent.Id: Untuk masuk ke dalam ruangan itu, Rizwan harus memodifikasi beberapa struktur candi.En: To enter the room, Rizwan would have to modify some of the temple's structures.Id: Ini berarti melakukan perubahan yang mungkin tidak bisa diperbaiki.En: This meant making changes that might not be reversible.Id: "Hentikan, Rizwan.En: "Stop, Rizwan.Id: Jika kamu melangkah lebih jauh, kamu bisa merusak sesuatu yang tak ternilai," desak Amara.En: If you go any further, you might destroy something invaluable," urged Amara.Id: Rizwan terdiam.En: Rizwan fell silent.Id: Ia memandang Amara, kemudian menatap candi dengan hormat yang baru ditemukan.En: He looked at Amara, then at the temple with newfound respect.Id: Ia merasakan beban pilihan di hatinya.En: He felt the weight of choice in his heart.Id: Tekadnya untuk membuat penemuan besar mulai mengendur.En: His determination to make a grand discovery began to waver.Id: Tiba-tiba, ia menyadari bahwa ada cara lain.En: Suddenly, he realized there was another way.Id: Setelah perdebatan yang panjang dan penuh emosi, Rizwan membuat keputusan.En: After a long and emotional debate, Rizwan made a decision.Id: "Baiklah, Amara.En: "Alright, Amara.Id: Kita akan mendokumentasikan temuan kita tanpa merusak candi.En: We'll document our findings without damaging the temple.Id: Aku ingin menjaga tempat ini sebagaimana adanya," ujarnya akhirnya.En: I want to preserve this place as it is," he finally said.Id: Dengan keputusan itu, Rizwan dan Amara bekerja sama.En: With that decision, Rizwan and Amara worked together.Id: Mereka menggunakan teknik non-invasif untuk mempelajari lebih lanjut tentang candi.En: They used non-invasive techniques to learn more about the temple.Id: Rizwan belajar menghargai pentingnya menjaga keutuhan sejarah, sementara Amara merasa lega bahwa candi tetap dilestarikan.En: Rizwan learned to appreciate the importance of preserving historical integrity, while Amara felt relieved that the temple remained preserved.Id: Kini, Rizwan melihat Borobudur bukan hanya sebagai objek studi arkeologi tapi juga sebagai simbol penting dari sejarah dan budaya yang harus selalu dihormati dan dijaga.En: Now, Rizwan saw Borobudur not just as an archaeological study object but also as an important symbol of history and culture that must always be respected and preserved.Id: Hujan terus turun dengan lembut, seolah-olah turut menyetujui kedamaian yang baru saja tercipta.En: The rain continued to fall gently, as if in agreement with the newly formed peace.Id: Di bawah naungan candi megah ini, dua jiwa telah menemukan harmoni antara ilmu pengetahuan dan tradisi.En: Under the shadow of this majestic temple, two souls found harmony between science and tradition. Vocabulary Words:enveloped: menyelimutimajestic: megahtreasure: harta karunlush: rerimbunandrizzle: rintik-rintikornate: berornamenconvinced: yakinsignificant: penemuan besardedicated: berdedikasihistorian: sejarawandisturb: mengganggubalance: keseimbangancultural: nilai budayaenthusiasm: semangatdispute: perselisihanescalated: semakin memuncakdilemma: dilemairreversible: tidak bisa diperbaikiinvaluable: tak ternilairespect: hormatdetermination: tekadnyadebate: perdebatandocument: mendokumentasikannon-invasive: teknik non-invasifappreciate: menghargaiintegrity: keutuhanrelieved: legapreserved: dilestarikansymbol: simbolharmony: harmoni
Fluent Fiction - Indonesian: Adventure Interrupted: A Lesson in Friendship at Borobudur Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-16-23-34-02-id Story Transcript:Id: Langit di atas Candi Borobudur tampak gelap.En: The sky above Candi Borobudur looked dark.Id: Awan mulai menggantung rendah, pertanda hujan akan turun.En: Clouds began to hang low, a sign that rain would soon fall.Id: Dewi berdiri di sana dengan Rahmat, temannya yang setia.En: Dewi stood there with Rahmat, her faithful friend.Id: Mereka terpesona dengan keajaiban candi kuno itu.En: They were captivated by the wonder of the ancient temple.Id: Ukiran-ukiran batu yang rumit bercerita tentang kisah-kisah zaman dahulu.En: The intricate stone carvings told stories of old times.Id: Di sekelilingnya ada pepohonan hijau yang lebat, tampak lebih segar dan bersinar di bawah sinar hujan yang turun.En: Surrounding them were dense green trees, appearing fresher and shining beneath the falling rain.Id: Dewi, wanita yang selalu ingin tahu dan suka berpetualang, tak mau melewatkan setiap sudut candi megah ini.En: Dewi, a woman who is always curious and loves adventure, didn't want to miss every corner of the magnificent temple.Id: Namun, tiba-tiba, Dewi mulai merasa aneh.En: However, suddenly, Dewi started to feel strange.Id: Hidungnya gatal dan napasnya tersengal-sengal.En: Her nose was itching and her breath was short.Id: Mata Rahmat tertuju pada Dewi, merasa khawatir.En: Rahmat's eyes turned to Dewi, feeling worried.Id: “Kau baik-baik saja?En: "Are you alright?"Id: ” tanya Rahmat, suaranya tenang namun penuh perhatian.En: asked Rahmat, his voice calm yet full of concern.Id: Dewi mengangguk, walau dalam hati dia tahu gejala alerginya mulai kambuh.En: Dewi nodded, although in her heart she knew her allergy symptoms were starting to flare up.Id: Rahmat, yang selalu berjaga-jaga, segera mencari sesuatu di dalam tas ranselnya.En: Rahmat, ever vigilant, immediately searched for something in his backpack.Id: Dia tahu betul sahabatnya itu sering mengalami alergi, dan di musim hujan seperti ini, situasinya bisa lebih buruk.En: He knew well that his friend often suffered from allergies, and in the rainy season like this, the situation could be worse.Id: “Dewi, kita perlu mencari bantuan sekarang.En: "Dewi, we need to seek help now.Id: Aku tahu kau ingin selesai menjelajah, tapi kesehatanmu lebih penting,” kata Rahmat tegas.En: I know you want to finish exploring, but your health is more important," said Rahmat firmly.Id: Namun, kepala Dewi berbisik lain.En: However, Dewi's head whispered otherwise.Id: Ia ingin melihat lebih banyak, merasakan setiap sudut sejarah.En: She wanted to see more, to feel every corner of history.Id: Kakinya melangkah maju, menantang hujan yang makin deras.En: Her feet stepped forward, challenging the increasingly heavy rain.Id: Sampai tiba-tiba, langkahnya goyah—kesadarannya makin menipis.En: Then suddenly, her steps wobbled—her consciousness waning.Id: Rahmat menggenggam tangannya dengan erat, rasa khawatir makin menjadi-jadi.En: Rahmat held her hand tightly, his concern growing stronger.Id: Dengan cepat, Rahmat memandang sekeliling dan melihat papan penunjuk ke pos pertolongan pertama.En: Quickly, Rahmat looked around and saw a sign pointing to the first aid post.Id: Dia memapah Dewi menuju ke sana, berusaha menenangkan temannya sambil memacu langkah.En: He supported Dewi towards it, trying to calm his friend while quickening his pace.Id: Air hujan membasahi tanah dan batu, membuat setiap gundukan licin.En: The rain soaked the ground and stones, making every bump slippery.Id: Tapi Rahmat tak mau menyerah.En: But Rahmat refused to give up.Id: Sampai akhirnya mereka mencapai pos itu, tepat ketika Dewi hampir tumbang.En: Finally, they reached the post, just as Dewi almost collapsed.Id: Petugas medis langsung memberi penanganan.En: The medical staff immediately provided treatment.Id: Perlahan, kondisi Dewi mulai membaik.En: Slowly, Dewi's condition began to improve.Id: Rahmat duduk di samping Dewi, mengusap lembut punggungnya.En: Rahmat sat beside Dewi, gently rubbing her back.Id: “Terima kasih,” kata Dewi dengan suara parau, “Aku tahu kau bilang begitu untuk kebaikanku.En: "Thank you," Dewi said with a hoarse voice, "I know you said that for my good."Id: ”Rahmat tersenyum, “Kali ini biarkan petualangan kita selesai dengan aman dahulu, Dewi.En: Rahmat smiled, "This time, let our adventure end safely first, Dewi.Id: Ada banyak waktu lain untuk menjelajah.En: There is plenty of time to explore later."Id: ”Sambil menanti hujan reda, Dewi berpikir tentang pentingnya kesehatan.En: While waiting for the rain to subside, Dewi thought about the importance of health.Id: Petualangan bisa menunggu, pikirnya.En: Adventure can wait, she thought.Id: Melihat sahabatnya yang selalu siap untuk membantu, ia merasa bersyukur.En: Seeing her friend always ready to help, she felt grateful.Id: Borobudur tetap berdiri megah, siap menanti mereka di lain kesempatan.En: Borobudur still stood grandly, ready to welcome them another time.Id: Kini, Dewi merasakan kedamaian baru.En: Now, Dewi felt a new peace.Id: Bukan hanya dari keindahan candi, tetapi dari pelajaran berharga yang ia dapatkan bersama sahabat sejatinya, Rahmat.En: Not just from the beauty of the temple, but from the valuable lesson she learned with her true friend, Rahmat. Vocabulary Words:dark: gelapsign: pertandacaptivated: terpesonaintricate: rumitdense: lebatcurious: ingin tahuadventure: berpetualangmiss: melewatkanmagnificent: megahitching: gatalsymptoms: gejalavigilant: berjaga-jagaflares up: kambuhexploring: menjelajahhealth: kesehatanwobble: goyahconsciousness: kesadaranwaning: menipissupported: memapahsoaked: membasahicollapsed: tumbangtreatment: penangananhoarse: parauplenty: banyaksubside: redagrateful: bersyukurpeace: kedamaianvaluable: berhargalesson: pelajaranwelcoming: menanti
Fluent Fiction - Indonesian: From Rain to Radiance: Rizky's Triumph at Borobudur Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-16-08-38-19-id Story Transcript:Id: Hujan turun dengan deras ketika pagi itu Rizky berdiri di depan candi megah, Borobudur.En: The rain poured heavily that morning as Rizky stood in front of the magnificent temple, Borobudur.Id: Hawa lembap menyelimuti suasana.En: A humid atmosphere enveloped the scene.Id: Namun, semangat di hati Rizky membara.En: However, the spirit in Rizky's heart was ablaze.Id: Dia adalah duta muda dari Jakarta, hadir di International Youth Summit untuk menyampaikan esai tentang pelestarian warisan budaya.En: He was a young ambassador from Jakarta, attending the International Youth Summit to deliver an essay about cultural heritage preservation.Id: Mimpi Rizky sederhana namun besar: mendapatkan beasiswa ke universitas impiannya dan membuat keluarganya bangga.En: Rizky's dreams were simple yet grand: to earn a scholarship to his dream university and make his family proud.Id: Rizky melihat ke sekeliling, mengamati para pemuda dari berbagai negara yang berkumpul di sekitar candi.En: Rizky looked around, observing the young people from various countries gathered around the temple.Id: Di sampingnya berdiri Nia dan Arman, sahabat yang selalu mendukungnya.En: Beside him stood Nia and Arman, friends who always supported him.Id: Nia tersenyum, "Tenang, Rizky.En: Nia smiled, "Don't worry, Rizky.Id: Kamu pasti bisa.En: You can do it."Id: "Namun, ada ketakutan dalam diri Rizky.En: However, there was fear within Rizky.Id: Dia sering gugup berbicara di depan banyak orang.En: He often became nervous speaking in front of many people.Id: Sambil menunggu gilirannya, dia berlatih sekali lagi di hadapan Nia dan Arman.En: While waiting for his turn, he practiced once more in front of Nia and Arman.Id: Mereka memberi saran agar Rizky berpikir untuk menggunakan galerinya candi sebagai tempat cadangan jika hujan bertambah deras.En: They suggested Rizky consider using the temple's gallery as an alternative location if the rain worsened.Id: Waktu Rizky tiba.En: Rizky's time arrived.Id: Dia berdiri di tengah, di bawah langit mendung.En: He stood in the center, under the cloudy sky.Id: Kata-kata yang telah dipersiapkannya mengalir lancar, suara batu tua candi seolah mendukung setiap katanya.En: The words he had prepared flowed smoothly, the sound of the temple's ancient stones seemed to support every word.Id: Saat itu, hujan mulai turun lebih deras.En: At that moment, the rain began to pour more heavily.Id: Rizky tahu dia harus memutuskan, tetap di luar atau segera pindah ke galeri.En: Rizky knew he had to decide, whether to stay outside or quickly move to the gallery.Id: Dengan cepat pikiran jernih mengambil alih.En: Quickly, clear thinking took over.Id: Rizky mengangkat suaranya agar terdengar di tengah hujan lalu memberi isyarat kepada semua orang untuk bergerak ke galeri.En: Rizky raised his voice to be heard amidst the rain and signaled everyone to move to the gallery.Id: Semua mengikuti, sambil bertepuk tangan, memberi semangat.En: All followed, applauding, encouraging him.Id: Di dalam galeri, suara Rizky bergema di antara dinding batu.En: Inside the gallery, Rizky's voice echoed between the stone walls.Id: Dia berbicara dengan keyakinan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.En: He spoke with a confidence he had never felt before.Id: Presentasinya berakhir dengan tepuk tangan meriah.En: His presentation ended with thunderous applause.Id: Para juri menatap dengan kagum, dan Rizky yakin bahwa dia telah melakukan yang terbaik.En: The judges looked on with admiration, and Rizky was sure he had done his best.Id: Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa kini sudah lebih dekat, seolah dalam genggaman.En: The opportunity to receive a scholarship was now closer, as if within his grasp.Id: Dengan hati lega dan bangga, Rizky menyadari satu hal penting.En: With a relieved and proud heart, Rizky realized one important thing.Id: Ia telah mengatasi ketakutannya berbicara di depan umum dan menemukan potensinya sebagai seorang pemimpin.En: He had overcome his fear of speaking in public and discovered his potential as a leader.Id: Hujan mungkin turun deras, tetapi dalam hati Rizky, matahari bersinar cerah.En: The rain might have poured heavily, but in Rizky's heart, the sun shone brightly.Id: Dia tersenyum, menatap ke arah Borobudur, candi yang menjadi saksi perjuangannya hari itu.En: He smiled, gazing toward Borobudur, the temple that bore witness to his struggle that day.Id: Hujan bukan lagi rintangan, melainkan bagian dari perjalanan indahnya.En: The rain was no longer an obstacle, but rather a part of his beautiful journey. Vocabulary Words:poured: turunmagnificent: megahenveloped: menyelimutihumid: lembapambassador: dutasummit: summitpreservation: pelestariangrasp: genggamanadmiration: kagumconfidence: keyakinanpotential: potensiencouraging: memberi semangatapplause: tepuk tanganwitness: saksiobstacle: rintanganovercome: mengatasiechoed: bergemaalternative: cadanganthunderous: meriahancient: tuascholarship: beasiswaessay: esaideliver: menyampaikannervous: gugupconsider: memikirkanpresentation: presentasirelieved: legastruggle: perjuanganapplauding: bertepuk tangangallery: galeri
Fluent Fiction - Indonesian: Rainy Nights and Unlikely Alliances in Jakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-15-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di luar, hujan deras mengguyur kota Jakarta.En: Outside, heavy rain was pouring down on the city of Jakarta.Id: Di kantor yang sibuk, Dewi menatap layar laptopnya.En: In the busy office, Dewi was staring at her laptop screen.Id: Kantor itu hangat dan terang, kontras dengan cuaca basah di luar.En: The office was warm and bright, contrasting with the wet weather outside.Id: Dewi, seorang analis junior yang rajin, merasa tertekan.En: Dewi, a diligent junior analyst, felt pressured.Id: Dia ingin mendapatkan promosi dengan menyelesaikan proyek penting.En: She wanted to get a promotion by completing an important project.Id: Namun, di sela-sela kesibukannya, kesepian terkadang menghampirinya.En: However, amidst her busyness, loneliness sometimes crept in.Id: Di meja sebelah, Arif, seorang ilmuwan data yang baru, sedang mengetik dengan cepat.En: At the next desk, Arif, a new data scientist, was typing quickly.Id: Dia baru saja bergabung dengan perusahaan dan berusaha agar terasa diterima.En: He had just joined the company and was trying to feel accepted.Id: Malam itu, Arif memutuskan bekerja lembur juga.En: That night, Arif decided to work overtime as well.Id: Dia membawa semangat baru, berharap bisa berbagi ide dan membuat terobosan.En: He brought a fresh spirit, hoping to share ideas and make breakthroughs.Id: Namun, perasaan canggung sebagai orang baru masih terasa mengganggu.En: However, the awkward feeling of being new still bothered him.Id: Saat waktu makan malam tiba, Dewi memutuskan mengambil istirahat.En: When dinner time arrived, Dewi decided to take a break.Id: Dia berjalan ke ruang istirahat yang luas.En: She walked to the spacious break room.Id: Mesin kopi berdengung pelan, serbuk cokelat dan aroma kopi memenuhi udara.En: The coffee machine hummed softly, the scent of chocolate and coffee filled the air.Id: Sesaat kemudian, Arif masuk.En: Moments later, Arif entered.Id: Di tangannya ada kotak makanan.En: In his hand was a food box.Id: "Hey, Dewi," sapa Arif dengan senyum.En: "Hey, Dewi," greeted Arif with a smile.Id: "Aku bawa kue khas untuk Cap Go Meh.En: "I brought some traditional cake for Cap Go Meh.Id: Mau coba?En: Want to try?"Id: "Dewi tersenyum dan mengangguk.En: Dewi smiled and nodded.Id: "Oh, terima kasih.En: "Oh, thank you.Id: Tentu saja mau.En: Of course, I’d love to."Id: "Mereka duduk di dekat jendela, mendengar suara hujan.En: They sat by the window, listening to the sound of the rain.Id: Kue keranjang dan wedang ronde menemani mereka.En: Kue keranjang and wedang ronde accompanied them.Id: Perlahan, Dewi dan Arif mulai bercerita tentang pekerjaan mereka, tentang hidup di kota besar.En: Slowly, Dewi and Arif started talking about their work, about living in a big city.Id: Mereka menemukan banyak kesamaan.En: They found many similarities.Id: "Apa yang sedang kamu kerjakan?En: "What are you working on?"Id: " tanya Arif, antusias.En: Arif asked enthusiastically.Id: Dewi menjelaskan proyeknya.En: Dewi explained her project.Id: Arif mendengarkan dengan penuh perhatian.En: Arif listened intently.Id: "Kalau kamu butuh bantuan dengan data atau teknologi, aku bisa bantu," tawar Arif.En: "If you need help with data or technology, I can help," offered Arif.Id: Dewi terkejut.En: Dewi was surprised.Id: "Benarkah?En: "Really?Id: Kerja sama pasti menyenangkan," jawabnya senang.En: Working together would be enjoyable," she replied happily.Id: Malam itu, di bawah cahaya lampu ruang istirahat, mereka mulai berkolaborasi.En: That night, under the light of the break room, they began collaborating.Id: Ide-ide kreatif Arif dan keahlian analitik Dewi berpadu sempurna.En: Arif's creative ideas and Dewi's analytical skills blended perfectly.Id: Hari-hari berikutnya, proyek mereka berkembang pesat.En: In the following days, their project progressed rapidly.Id: Tak lama kemudian, proyek itu selesai dengan sukses.En: Not long after, the project was successfully completed.Id: Para atasan sangat terkesan dengan hasil kerja mereka.En: The superiors were very impressed with their work.Id: Di sisi lain, Dewi dan Arif pun merasa semakin dekat satu sama lain.En: On the other hand, Dewi and Arif also felt closer to each other.Id: Dewi belajar pentingnya bekerja sama dan terbuka pada orang lain.En: Dewi learned the importance of collaboration and being open to others.Id: Arif pun semakin percaya diri dan merasa diterima dalam tim.En: Arif also grew more confident and felt accepted in the team.Id: Di akhir musim hujan itu, Dewi dan Arif menikmati hubungan profesional yang kuat dan persahabatan yang hangat.En: By the end of that rainy season, Dewi and Arif enjoyed a strong professional relationship and a warm friendship.Id: Hujan di luar mungkin tak pernah berhenti, tetapi di dalam kantor, suasananya terasa hangat dan penuh semangat baru.En: The rain outside might never stop, but inside the office, the atmosphere felt warm and full of new energy.Id: Taipan kantor telah berubah menjadi tempat di mana Dewi dan Arif merasa tidak hanya bekerja, tetapi juga berkembang bersama.En: The office environment had transformed into a place where Dewi and Arif felt not only that they were working, but also growing together. Vocabulary Words:pouring: mengguyurbusy: sibukdiligent: rajinpressured: tertekanpromotion: promosiloneliness: kesepiancrept: menghampiriawkward: canggungbothered: menggangguspacious: luasmachine: mesinhummed: berdengungscent: aromaintently: dengan penuh perhatiancollaborating: berkolaborasicreative: kreatifanalytical: analitiksuperiors: atasanimpressed: terkesanconfident: percaya diriaccepted: diterimaprofessional: profesionalfriendship: persahabatantransformed: berubahenergy: semangatenvironment: suasanabreakthroughs: terobosanhummed: berdengungsimilarities: kesamaanintently: dengan penuh perhatian
Fluent Fiction - Indonesian: Dual Dynamics: Ambition Meets Collaboration in Jakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-15-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di pagi yang sibuk, gedung perkantoran modern di Jakarta dipenuhi aktivitas.En: On a busy morning, the modern office building in Jakarta was filled with activity.Id: Hujan turun dengan deras di luar, membuat kaca jendela besar berkabut.En: The rain poured heavily outside, fogging up the large windowpanes.Id: Di dalam kantor, suasana lebih ceria dengan dekorasi sisa-sisa Hari Valentine yang menempel di dinding, menghadirkan sekilas keceriaan pada lingkungan profesional tersebut.En: Inside the office, the atmosphere was cheerier with remnants of Valentine's Day decorations clinging to the walls, providing a touch of cheerfulness to the professional environment.Id: Andika duduk di mejanya, menyeruput kopi yang masih mengepul sambil mempersiapkan presentasi untuk rapat yang akan berlangsung nanti.En: Andika sat at his desk, sipping steaming coffee while preparing a presentation for the meeting that would take place later.Id: Dia sangat berambisi memimpin proyek internasional yang baru dibicarakan oleh perusahaan.En: He was very ambitious about leading the international project that the company had recently discussed.Id: Ini adalah kesempatan emas baginya untuk melangkah lebih jauh dalam kariernya.En: This was a golden opportunity for him to advance further in his career.Id: Sementara itu, Dewi dengan tenang menata dokumen-dokumen yang akan ia bawa ke rapat.En: Meanwhile, Dewi calmly organized the documents she would bring to the meeting.Id: Dia dikenal sebagai pekerja yang giat dan kolaboratif.En: She was known as a diligent and collaborative worker.Id: Meski begitu, Dewi merasa sering diabaikan untuk peran kepemimpinan.En: Nonetheless, Dewi often felt overlooked for leadership roles.Id: Kali ini, ia bertekad untuk membuktikan bahwa dia layak diberi kesempatan memimpin.En: This time, she was determined to prove that she deserved a chance to lead.Id: Rapat dimulai tepat pukul sepuluh pagi.En: The meeting started promptly at ten in the morning.Id: Ruang rapat terasa hangat walau di luar hujan menderas.En: The meeting room felt warm even though it was pouring rain outside.Id: Kepala divisi memulai dengan penjelasan singkat mengenai proyek baru dan kandidat yang mungkin akan menjadi pemimpin proyek tersebut.En: The division head began with a brief explanation of the new project and the candidates who might become the project's leader.Id: Andika mengambil giliran pertama untuk berbicara.En: Andika took the first turn to speak.Id: Ia mempresentasikan rencana proyek yang berani dan ambisius.En: He presented a bold and ambitious project plan.Id: Rencana itu memukau beberapa rekan, namun menimbulkan kekhawatiran mengenai kecenderungan rencana tersebut yang terlalu berisiko.En: The plan impressed some colleagues but raised concerns about the plan's tendency to be too risky.Id: Kemudian, giliran Dewi.En: Then, it was Dewi's turn.Id: "Saya percaya kesuksesan datang dari kerja sama," katanya dengan penuh keyakinan.En: "I believe success comes from collaboration," she said with conviction.Id: Dewi memaparkan visi proyeknya yang berfokus pada kerjasama yang berkelanjutan dan inklusif, menekankan pentingnya kerja tim dan hasil jangka panjang.En: Dewi outlined her project vision focusing on sustainable and inclusive teamwork, emphasizing the importance of team effort and long-term outcomes.Id: Ketegangan terasa saat semua orang menunggu keputusan manajer.En: Tension was palpable as everyone awaited the manager's decision.Id: Satu posisi kepemimpinan harus diputuskan, dan masing-masing dari mereka menginginkan yang terbaik.En: One leadership position had to be decided, and each of them wanted the best.Id: Akhirnya, manajer berpikir sejenak sebelum mengambil keputusan yang tak terduga.En: Finally, the manager thought for a moment before making an unexpected decision.Id: "Saya memutuskan Andika dan Dewi akan menjadi pemimpin bersama untuk proyek ini," katanya.En: "I have decided Andika and Dewi will be co-leaders for this project," he said.Id: "Keragaman dan keseimbangan antara ambisi dan kolaborasi akan menjadi kekuatan kita.En: "Diversity and balance between ambition and collaboration will be our strength."Id: "Mendengar keputusan itu, Andika tersenyum memahami bahwa pentingnya melibatkan orang lain dalam rencana-rencananya.En: Upon hearing the decision, Andika smiled, realizing the importance of involving others in his plans.Id: Dewi merasa dihargai dan menjadi lebih percaya diri akan kemampuan memimpinnya.En: Dewi felt appreciated and became more confident in her leadership abilities.Id: Dengan keputusan ini, kantor menjadi sedikit lebih cerah dari biasanya.En: With this decision, the office became a bit brighter than usual.Id: Andika dan Dewi tahu bahwa mereka akan belajar dan tumbuh bersama dari pengalaman yang baru ini.En: Andika and Dewi knew that they would learn and grow together from this new experience.Id: Sambil melongok ke luar jendela, mereka melihat hujan yang masih turun, seolah mencuci dan menyegarkan jalan mereka menuju masa depan.En: Glancing outside the window, they saw the rain still pouring down, as if washing away and refreshing their path to the future. Vocabulary Words:remnants: sisa-sisaambitious: berambisiopportunity: kesempatandiligent: giatcollaborative: kolaboratifoverlooked: diabaikandetermined: bertekadpromptly: tepatdivision: divisicandidates: kandidatbold: beraniimpressed: memukauconcerns: kekhawatiranrisky: berisikoconviction: keyakinansustainable: berkelanjutaninclusive: inklusifoutcomes: hasiltension: ketegangandecision: keputusanunexpected: tak terdugadiversity: keragamanbalance: keseimbanganappreciated: dihargaiconfident: percaya diribrightener: cerahexperience: pengalamanglancing: melongokrefreshing: menyegarkanenvironment: lingkungan
Fluent Fiction - Indonesian: Love Blossoms Under Rainy Skies at Kebun Raya Bogor Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-14-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah rintik hujan yang lembut, Rina dan Budi berjalan pelan-pelan di Kebun Raya Bogor.En: In the midst of the soft rain, Rina and Budi walked slowly in the Kebun Raya Bogor.Id: Udara pagi itu sejuk, dan aroma tanah basah memenuhi hidung mereka.En: The morning air was cool, and the aroma of wet earth filled their noses.Id: Dedauan yang rimbun di sekitar memberikan kedamaian, tapi hati Rina tidak tenang.En: The lush foliage around them provided peace, but Rina's heart was uneasy.Id: Hari itu bertepatan dengan Hari Valentine, waktu yang tepat bagi banyak orang untuk berbicara tentang cinta.En: That day coincided with Valentine's Day, a perfect time for many to talk about love.Id: Rina menatap pepohonan besar yang berjajar di sekeliling mereka.En: Rina gazed at the large trees lined up around them.Id: "Budi," katanya akhirnya memecah keheningan, "aku dapat tawaran kerja di luar negeri.En: "Budi," she finally said, breaking the silence, "I got a job offer abroad.Id: Ini kesempatan yang bagus untuk karierku.En: It's a great opportunity for my career."Id: "Budi tertegun mendengar kata-kata Rina.En: Budi was taken aback by Rina's words.Id: Dia sudah lama menyukai Rina, namun tidak pernah berani mengatakan perasaannya.En: He had liked Rina for a long time but never dared to express his feelings.Id: "Kapan kamu pergi?En: "When are you leaving?"Id: " tanyanya dengan suara pelan.En: he asked softly.Id: "Bulan depan," jawab Rina sambil menghela napas.En: "Next month," Rina replied with a sigh.Id: "Aku bingung, Budi.En: "I'm confused, Budi.Id: Aku ingin mengejar karier, tapi di sisi lain, aku tidak ingin meninggalkan semuanya di sini.En: I want to pursue my career, but on the other hand, I don't want to leave everything here."Id: "Mereka terus berjalan, sementara pikiran Budi kalut.En: They continued walking, while Budi's mind was in turmoil.Id: Di kepalanya, ada pertanyaan besar yang harus dia jawab: Haruskah dia menyatakan perasaannya sekarang, sebelum Rina pergi dan kesempatan itu hilang?En: In his head, there was a big question he had to answer: Should he confess his feelings now, before Rina leaves and the opportunity is gone?Id: Akhirnya, mereka menemukan sudut yang tenang di bawah kanopi pohon besar.En: Finally, they found a quiet corner under the canopy of a large tree.Id: Hujan mulai turun lebih deras, menciptakan melodi lembut yang menenangkan.En: The rain started to fall heavier, creating a soothing soft melody.Id: "Rina," Budi mulai berkata, merasakannya denyut hatinya bertambah cepat.En: "Rina," Budi began to say, feeling his heartbeat quicken.Id: "Ada sesuatu yang ingin aku katakan.En: "There's something I want to tell you."Id: "Rina menoleh, wajahnya penuh perhatian.En: Rina turned, her face full of attention.Id: "Apa itu, Budi?En: "What is it, Budi?"Id: ""Bertahun-tahun aku menyimpan perasaan ini.En: "For years I've kept these feelings.Id: Aku menyukaimu, Rina.En: I like you, Rina.Id: Lebih dari sekadar teman.En: More than just a friend.Id: Aku takut jika kamu pergi, aku tidak akan mendapat kesempatan untuk memberitahumu.En: I'm afraid if you leave, I won't get the chance to tell you."Id: "Rina terdiam, matanya berkaca-kaca.En: Rina fell silent, her eyes glistening.Id: Pengakuan Budi membuat hatinya bergetar.En: Budi's confession made her heart tremble.Id: Dia menyadari bahwa selama ini, dia takut untuk pergi bukan hanya karena meninggalkan kampung halamannya, tetapi juga karena meninggalkan Budi.En: She realized that all this time, she was afraid to leave not just because of leaving her hometown, but also because of leaving Budi.Id: "Budi," kata Rina lembut, "terima kasih sudah jujur.En: "Budi," Rina said softly, "thank you for being honest.Id: Aku juga merasa perlu mempertimbangkan kembali semuanya.En: I also feel I need to reconsider everything.Id: Aku tidak yakin akan pergi sekarang.En: I'm not sure I'll go now.Id: Aku ingin tahu lebih banyak tentang kita.En: I want to know more about us."Id: "Budi tersenyum lega, meski hujan membasahi wajahnya.En: Budi smiled with relief, even though the rain soaked his face.Id: Dia merasa bahagia telah mengatakan yang sebenarnya.En: He felt happy for having spoken the truth.Id: "Terima kasih, Rina.En: "Thank you, Rina.Id: Kita bisa merencanakan segalanya bersama-sama.En: We can plan everything together."Id: "Di tengah hujan yang terus turun, Rina dan Budi tetap berdiri di sana, merangkul keputusan yang baru mereka buat.En: In the midst of the ongoing rain, Rina and Budi stood there, embracing the decision they had just made.Id: Mereka sadar, dalam hidup yang penuh keraguan dan peluang, terkadang hati membutuhkan suara yang lebih kuat dari keraguan.En: They realized that in a life full of doubts and opportunities, sometimes the heart needs a voice stronger than doubt.Id: Hari itu di Kebun Raya Bogor, cinta yang selama ini terpendam akhirnya terungkap.En: That day in Kebun Raya Bogor, love that had long been hidden finally surfaced.Id: Rina dan Budi berjanji untuk mengeksplorasi masa depan bersama-sama, dan hujan pun menjadi saksi permulaan kisah baru mereka.En: Rina and Budi promised to explore the future together, and the rain bore witness to the beginning of their new story. Vocabulary Words:amidst: di tengahfoliage: dedauanuneasy: tidak tenangcoincided: bertepatangazed: menatapabroad: luar negeriopportunity: kesempatanaback: tertegunconfused: bingungturmoil: kalutcanopy: kanopisoothing: menenangkanconfession: pengakuanglistening: berkaca-kacatremble: bergetarreconsider: mempertimbangkan kembalisoaked: membasahiembracing: merangkulsurfaced: terungkapwitness: saksirintik: drizzleberjajar: lined upmenghela napas: sigheddenyut: heartbeatsuara: voiceterpendam: hiddenmengeksplorasi: explorekarier: careersisi: hand/sideberat: heavy
Fluent Fiction - Indonesian: Rain-Kissed Proposals: A Love Blooming in Taman Bunga Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-14-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah keindahan warna-warni Taman Bunga Nusantara, terdapat Putra, seorang pria muda yang penuh harap dan cemas.En: In the midst of the colorful beauty of Taman Bunga Nusantara, there was Putra, a young man full of hope and anxiety.Id: Hari itu adalah Hari Valentine, dan Putra merasa ini adalah momen yang tepat untuk melamar Ayu, gadis yang sangat dicintainya.En: That day was Valentine's Day, and Putra felt it was the perfect moment to propose to Ayu, the girl he loved deeply.Id: Taman ini terkenal dengan bunga dan tanaman yang eksotik, namun kali ini langit kelabu dan cuaca tidak menentu membuat segalanya tak bisa diprediksi.En: The garden is famous for its exotic flowers and plants, but this time the gray sky and unpredictable weather made everything uncertain.Id: Hujan turun kapan saja tanpa peringatan.En: Rain would fall at any moment without warning.Id: Ayu, di sisi lain, menikmati setiap detik perjalanan mereka di taman ini.En: Ayu, on the other hand, was enjoying every second of their journey in the park.Id: Dia terpesona dengan keindahan alam di sekitarnya.En: She was captivated by the surrounding natural beauty.Id: Tanpa mengetahui rencana Putra, Ayu terus mengagumi setiap bunga yang mekar, sesekali mengambil gambar untuk diunggah ke media sosial.En: Unaware of Putra's plan, Ayu continued admiring each blooming flower, occasionally taking photos to upload to social media.Id: Putra menyembunyikan cincin pertunangannya dengan hati-hati di dalam sakunya.En: Putra carefully hid the engagement ring in his pocket.Id: Dia menunggu saat yang tepat.En: He waited for the right moment.Id: Namun, kerumunan orang yang memenuhi taman membuatnya sulit menemukan momen tenang.En: However, the crowd filling the garden made it difficult for him to find a quiet moment.Id: Cuaca juga bermain tidak menentu, hujan tiba-tiba turun dan membuat semua berlarian mencari tempat berteduh.En: The weather also played unpredictably, with rain suddenly pouring down, causing everyone to rush for shelter.Id: Namun, Putra tidak kehilangan semangat.En: Nevertheless, Putra did not lose his spirit.Id: "Aku harus menunggu hujan berhenti," pikirnya sambil melihat sekeliling mencari tempat yang lebih sepi.En: "I must wait for the rain to stop," he thought as he looked around for a quieter place.Id: Ketika hujan reda, mereka berjalan menuju sebuah gazebo.En: When the rain stopped, they walked toward a gazebo.Id: Gazebo itu sedikit jauh dari keramaian.En: The gazebo was a bit away from the crowd.Id: Di situlah Putra merasa ini kesempatan yang baik.En: That was when Putra felt this was a good opportunity.Id: Tapi hujan lagi-lagi mengguyur dengan deras ketika mereka masuk ke dalam gazebo.En: But once again, the rain poured heavily just as they entered the gazebo.Id: Dengan jantung berdegup kencang, Putra menarik napas panjang.En: With his heart pounding, Putra took a deep breath.Id: Diiringi suara rintik hujan yang menari di atas atap gazebo, Putra menatap Ayu dengan penuh keyakinan.En: Accompanied by the sound of raindrops dancing on the gazebo roof, Putra looked at Ayu with full confidence.Id: "Ayu, aku ingin bertanya sesuatu," katanya, suaranya bergetar karena gugup.En: "Ayu, I want to ask you something," he said, his voice trembling with nervousness.Id: Ayu menatap penuh keingintahuan, sedikit terkejut dengan keseriusan Putra.En: Ayu looked on with curiosity, slightly surprised by Putra's seriousness.Id: Putra merogoh saku dan mengeluarkan cincin, lalu berlutut di hadapannya.En: Putra reached into his pocket and pulled out the ring, then knelt before her.Id: "Ayu, maukah kau menjadi pendamping hidupku?En: "Ayu, would you be my life companion?"Id: " Suara Putra meski lirih, penuh dengan ketulusan.En: Putra's voice, though faint, was full of sincerity.Id: Hati Ayu meleleh, air mata bahagia mulai mengalir meski bercampur dengan air hujan yang membasahi wajahnya.En: Ayu's heart melted, tears of happiness began to flow even though mingled with the rainwater wetting her face.Id: Tanpa ragu, dia mengangguk, "Ya, aku mau!En: Without hesitation, she nodded, "Yes, I will!"Id: " jawabnya dengan senyum lebar.En: she replied with a broad smile.Id: Putra berdiri, memasangkan cincin di jari manis Ayu.En: Putra stood up, placing the ring on Ayu's ring finger.Id: Mereka berpelukan erat di tengah hujan, merasakan cinta yang menghangatkan meski hujan semakin deras.En: They embraced tightly in the rain, feeling the love that warmed even as the rain grew heavier.Id: Di tengah hujan itu, Putra menyadari bahwa segala ketidakpastian dan ketidaksempurnaan justru membuat momen itu lebih berarti.En: In the midst of the rain, Putra realized that all the uncertainty and imperfections actually made the moment more meaningful.Id: Dia merasa lebih percaya diri untuk menghadapi masa depan, memahami bahwa bersama Ayu, mereka bisa menghadapi apapun.En: He felt more confident in facing the future, understanding that with Ayu, they could face anything.Id: Hujan yang tadinya dianggap sebagai hambatan justru menjadi berkat yang membersihkan dan memperbarui langkah awal mereka dalam memulai perjalanan baru.En: The rain that was initially considered a hindrance became a blessing that cleansed and renewed their first steps in starting a new journey. Vocabulary Words:amidst: di tengahanxiety: cemasexotic: eksotikunpredictable: tidak menentucaptivated: terpesonaadmiring: mengagumiengagement ring: cincin pertunangantrembling: bergetarsincerity: ketulusanmelted: melelehhesitation: raguembraced: berpelukanuncertainty: ketidakpastianimperfections: ketidaksempurnaanhindrance: hambatancompanion: pendampingtremendous: derasgazed: menatapcuriosity: keingintahuanearnestness: keseriusanthrong: kerumunanshelter: berlindungconfidence: keyakinanjourney: perjalananmomentous: berarticleanse: membersihkanrenew: memperbaruiopportunity: kesempatanpounding: berdebarcompanionship: pendampingan
Fluent Fiction - Indonesian: Surprise Party Turnaround: A Night of Unplanned Joy Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-13-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di bawah langit yang gelap dan hujan deras musim ini, di sebuah bunker bawah tanah tua yang kusam, terletak sekelompok sahabat yang tengah menyusun rencana rahasia.En: Under the dark sky and heavy seasonal rain, in an old, dingy underground bunker, a group of friends was huddled together, concocting a secret plan.Id: Bunker itu terasa lembap dan dipenuhi aroma tanah basah.En: The bunker felt damp and was filled with the scent of wet earth.Id: Lampu fairy yang berdenyut menerangi sekeliling, memberikan kesan hangat meskipun suasana tampak seram.En: Twinkling fairy lights illuminated the surroundings, giving a warm feel despite the eerie atmosphere.Id: Adi, sang penggagas, sibuk memeriksa persiapan untuk pesta yang ingin ia rahasiakan dari semua orang, terutama Rina.En: Adi, the mastermind, was busy checking preparations for the party he wanted to keep hidden from everyone, especially Rina.Id: Dia berharap pesta ini akan menjadi kejutan manis yang tak terlupakan.En: He hoped this party would be a sweet, unforgettable surprise.Id: Dengan tangan penuh jadwal dan sketsa dekorasi, Adi tampak bersemangat, meski khawatir.En: With hands full of schedules and decoration sketches, Adi appeared enthusiastic, albeit a little worried.Id: Rina, yang praktis, tidak menyadari niat tersembunyi Adi.En: Rina, who was practical, was unaware of Adi's hidden intentions.Id: Dia berpikir Adi hanya sedang melakukan eksperimen iseng lainnya untuk menghibur di akhir pekan.En: She thought Adi was simply doing another of his weekend pastimes.Id: Sedangkan Budi, si pelawak, baru saja diberitahu Adi tentang rencana gila ini.En: Meanwhile, Budi, the comedian, had just been let in on this crazy plan by Adi.Id: Tugasnya menjaga semangat tetap tinggi dan menyediakan hiburan.En: His job was to keep the spirits high and provide entertainment.Id: "Waduh, kita butuh lebih banyak balon, Adi!" seru Budi sambil tertawa.En: "We need more balloons, Adi!" exclaimed Budi with a laugh.Id: "Atau mungkin kita ganti dengan ember buat air hujan kalau hujan tetap deras."En: "Or maybe we should switch to buckets for rainwater if the heavy rain keeps up."Id: Adi tertawa, meskipun dalam hati agak cemas.En: Adi laughed, though inside he felt slightly anxious.Id: Tantangan terbesar adalah menjaga semuanya rahasia, sambil memastikan persiapan berjalan lancar dengan bahan terbatas yang mereka miliki dalam bunker.En: The biggest challenge was keeping everything a secret while ensuring preparations went smoothly with the limited materials they had in the bunker.Id: Adi memutuskan untuk meminta Budi membantu menggantung dekorasi sementara dia memikirkan cara mengalihkan perhatian Rina agar tidak curiga.En: Adi decided to ask Budi to help hang decorations while he thought of ways to divert Rina's attention so she wouldn't get suspicious.Id: Namun semua berubah ketika Rina, tanpa sengaja, menemukan tirai molor yang menutupi sebagian dekorasi bunga kertas merah muda dan pernak-pernik berbentuk hati yang terlalu mencolok.En: But everything changed when Rina, unintentionally, stumbled upon a drooping curtain that revealed some part of the pink paper flower decorations and obviously-shaped heart trinkets.Id: "Adi! Apa ini?" tanya Rina terkejut, matanya melebar melihat kekacauan indah di depannya.En: "Adi! What's this?" asked Rina, surprised, her eyes widening at the beautiful chaos in front of her.Id: "Ah, itu..." Adi tergagap, mencoba merangkai kata yang masuk akal.En: "Ah, that's..." Adi stammered, trying to find words that made sense.Id: Namun sebelum ia bisa menjelaskan, hujan deras mulai membanjiri bunker melalui lubang air yang tidak tertutup rapat.En: But before he could explain, heavy rain started flooding the bunker through an improperly sealed drainage hole.Id: Tanpa aba-aba, air mulai merembes ke dalam bunker, menciptakan genangan kecil yang makin lama makin besar.En: Without warning, water began seeping into the bunker, creating a small pool that kept growing larger.Id: Terkejut dengan kenyataan itu, mereka semua akhirnya tertawa.En: Shocked by this turn of events, they all ended up laughing.Id: Pesta rahasia berubah menjadi ajang bermain air.En: The secret party turned into an impromptu water play event.Id: "Mari kita membuat kenangan!" seru Budi, melompat ke dalam genangan air.En: "Let’s make memories!" shouted Budi, jumping into the puddle.Id: Di tengah segala persiapan yang kacau dan air yang mengalir, Adi menyadari satu hal penting.En: Amid all the chaotic preparations and flowing water, Adi realized one important thing.Id: Menyaksikan Rina tertawa dan ikut bermain air, ia menyadari bahwa kebahagiaan yang tulus dan kebersamaan lebih berarti daripada rencana besar yang mengesankan.En: Watching Rina laugh and join in the water play, he understood that true happiness and togetherness meant more than grand, impressive plans.Id: Malam itu, di bawah kedipan lampu fairy dan rintik hujan yang membasahi semuanya, mereka mengadakan pesta Valentine spontan yang penuh tawa dan kegembiraan.En: That night, under the flickering of fairy lights and the drizzling rain soaking everything, they held a spontaneous Valentine's party full of laughter and joy.Id: Itu adalah malam yang akan diingat bukan karena kesempurnaannya, tetapi karena kebersamaan yang tulus di antara mereka.En: It was a night to remember, not because of its perfection, but because of the genuine togetherness among them.Id: Dan dalam hati Adi yang berbunga, dia tahu, itulah yang sebenarnya ia inginkan.En: And in Adi's blooming heart, he knew that’s what he truly wanted. Vocabulary Words:underground: bawah tanahbunker: bunkerhuddled: terletakconcocting: menyusundamp: lembapscent: aromatwinkling: berdenyutilluminated: menerangimastermind: penggagaspreparations: persiapanunforgettable: tak terlupakanenthusiastic: bersemangatintentions: niatcomedian: pelawakspirits: semangatdivert: mengalihkansuspicious: curigadrooping: melortrinkets: pernak-pernikstammered: tergagapseeping: merembesimpromptu: spontanpuddle: genangan airgenuine: tulusimpressive: mengesankantogetherness: kebersamaanflickering: kedipandrizzling: rintiksoaking: membasahispontaneous: spontan
Fluent Fiction - Indonesian: Rekindling Bonds Under Borobudur's Enigmatic Drizzle Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-13-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan rintik-rintik turun di Borobudur.En: The drizzle fell over Borobudur.Id: Suasana terasa tenang dan mistis.En: The atmosphere felt calm and mystical.Id: Kabut tipis menyelimuti candi, memberikan keajaiban tersendiri.En: A thin mist enveloped the temple, giving it a magical quality.Id: Di antara suara rintik hujan, tiga sosok sedang berjalan pelan.En: Amidst the sound of raindrops, three figures were walking slowly.Id: Rizki berhenti sejenak, menatap relief candi yang bercerita tentang masa lalu.En: Rizki paused for a moment, gazing at the temple reliefs that told tales of the past.Id: Ia selalu suka berkunjung ke Borobudur, tempat yang penuh kenangan.En: He always enjoyed visiting Borobudur, a place full of memories.Id: Tapi hari ini, kenangan itu lebih kuat dari biasanya.En: But today, those memories were stronger than usual.Id: Ada sesuatu yang mengusik hatinya.En: Something was unsettling his heart.Id: Sesuatu yang belum selesai.En: Something unresolved.Id: Di sebelahnya, Naila melangkah dengan semangat.En: Beside him, Naila walked energetically.Id: “Ayo, Rizki!En: "Come on, Rizki!"Id: ” serunya ceria.En: she exclaimed cheerfully.Id: “Dimas menunggu kita di sana.En: "Dimas is waiting for us up there.Id: Kita bisa lihat pemandangan dari atas!En: We can see the view from the top!"Id: ”Rizki mendengarkan suara Naila, tetapi hatinya bimbang.En: Rizki listened to Naila's voice, but his heart was conflicted.Id: Pertemuan ini tidak terduga.En: This meeting was unexpected.Id: Belum lama mereka bertiga berkumpul.En: It hadn't been long since the three of them gathered.Id: Waktu seolah membeku, dan Rizki ragu apakah dia siap menghadapi perasaannya sendiri.En: Time seemed to freeze, and Rizki was unsure if he was ready to face his own feelings.Id: Ia takut membuka diri dan kembali mengingat luka lama.En: He was afraid to open up and revisit old wounds.Id: Di puncak Borobudur, Dimas menunggu dengan sabar.En: At the top of Borobudur, Dimas waited patiently.Id: Sosoknya tenang dan bijaksana.En: His demeanor was calm and wise.Id: Ia mengerti perasaan Rizki.En: He understood Rizki's feelings.Id: Dimas juga merasa hal yang sama, masa lalu yang perlu dihadapi.En: Dimas felt the same way about the past needing to be confronted.Id: Akhirnya, Rizki menarik napas dalam-dalam.En: Finally, Rizki took a deep breath.Id: Kabut dan hujan memberi kesan damai.En: The mist and rain gave a peaceful impression.Id: Sama seperti pikirannya yang kini mulai tenang.En: Just like his mind, which was now starting to calm down.Id: “Baiklah, aku ikut.En: "Alright, I'm in," he said.Id: ”Mereka bertiga melanjutkan langkah.En: The three of them continued walking.Id: Di hamparan hijau yang mengitari candi, mereka berhenti.En: In the green expanse surrounding the temple, they stopped.Id: Di bawah perlindungan stupa-stupa megah itu, percakapan pun dimulai.En: Beneath the protection of the majestic stupas, a conversation began.Id: Rizki melihat Naila dan Dimas.En: Rizki looked at Naila and Dimas.Id: “Aku sering merasa bersalah,” katanya pelan, “atas persahabatan kita yang sempat renggang.En: "I often feel guilty," he said softly, "about how our friendship once grew distant.Id: Tapi aku selalu mengingat kenangan indah kita.En: But I always remember our beautiful memories."Id: ”Naila tersenyum lembut.En: Naila smiled gently.Id: “Rizki, kita semua berubah.En: "Rizki, we all change.Id: Tapi persahabatan sejati tak akan hilang begitu saja.En: But true friendship doesn't just disappear."Id: ”Dimas menambahkan, “Memang berat mengingat masa lalu, tapi kita di sini sekarang, bersama lagi.En: Dimas added, "It is indeed hard to remember the past, but we are here now, together again."Id: ”Keheningan sejenak menyelimuti mereka.En: A moment of silence enveloped them.Id: Hanya suara rintik hujan yang menemaninya.En: Only the sound of raindrops accompanied them.Id: Namun, keheningan itu menghangatkan.En: Yet, that silence was warming.Id: Seperti percakapan hati yang mengalir tanpa kata.En: Like a heartfelt conversation flowing without words.Id: Tanpa sadar, Rizki merasa lega.En: Without realizing it, Rizki felt relieved.Id: Rasa damai menyelimuti.En: A sense of peace enveloped him.Id: Ia menyadari bahwa membuka diri sebenarnya adalah awal dari penyembuhan.En: He realized that opening up was actually the beginning of healing.Id: Bahwa ketulusan persahabatan lebih besar dari segala ketakutan.En: That the sincerity of friendship is greater than any fear.Id: Hari itu, di bawah naungan Borobudur yang megah, Rizki menemukan kembali ikatan yang sempat hilang.En: That day, under the grand shelter of Borobudur, Rizki found the bond that was once lost.Id: Bersama Naila dan Dimas, ia menjalani petualangan baru, menelusuri lorong-lorong masa lalu dengan penuh kehangatan dan penerimaan.En: Together with Naila and Dimas, he embarked on a new adventure, exploring the corridors of the past with warmth and acceptance.Id: Ketika matahari mulai terbenam, Rizki menatap teman-temannya.En: As the sun began to set, Rizki looked at his friends.Id: “Terima kasih sudah ada untukku,” katanya tulus.En: "Thank you for being there for me," he said sincerely.Id: Naila dan Dimas tersenyum serempak.En: Naila and Dimas smiled in unison.Id: “Selalu, sahabat.En: "Always, friend."Id: ”Mereka pun berbalik, meninggalkan Borobudur dengan langkah yang lebih ringan.En: They then turned and left Borobudur with lighter steps.Id: Serta hati yang kini lebih lapang dan penuh rasa syukur.En: And hearts that were now more open and full of gratitude.Id: Borobudur bukan lagi sekadar candi.En: Borobudur was no longer just a temple.Id: Bagi mereka, tempat itu menjadi simbol perjalanan dan pertemuan kembali.En: For them, that place had become a symbol of journey and reunion.Id: Dengan semangat baru, Rizki melangkah menuju hari esok.En: With new enthusiasm, Rizki stepped into tomorrow.Id: Hari dimana persahabatan dan keberanian untuk membuka diri adalah hal paling berharga.En: A day where friendship and the courage to open up are the most valuable things. Vocabulary Words:drizzle: hujan rintik-rintikmist: kabutenveloped: menyelimutigazing: menatapreliefs: relieftales: berceritaunsettling: mengusikenergetically: dengan semangatconflicted: bimbangdemeanor: sosokwisdom: bijaksanaunresolved: belum selesaipausing: berhenti sejenaksincerity: ketulusanadventure: petualanganrevisit: mengingatexpanse: hamparanprotection: perlindunganmajestic: megahguilty: bersalahdistant: renggangremember: mengingattrue friendship: persahabatan sejatisilence: keheninganaccompanied: menemaninyawarming: menghangatkanhealing: penyembuhanbond: ikatanthreshold: lorong-loronggratitude: rasa syukur
Fluent Fiction - Indonesian: Family's Rainy Resilience: Balancing Duty and Dreams Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-12-23-34-02-id Story Transcript:Id: Hujan turun deras di atas atap darurat rumah sakit lapangan di Palu.En: Rain poured heavily on the makeshift roof of the field hospital in Palu.Id: Suara gemuruh air menambah suasana yang penuh harapan di dalam bangunan sederhana itu.En: The thunderous sound of water added to the atmosphere of hope inside the simple building.Id: Di dalam salah satu bilik, Adi duduk di samping ayahnya, Budi, yang berbaring lemah tapi tersenyum hangat kepadanya.En: In one of the rooms, Adi sat beside his father, Budi, who lay weak but smiled warmly at him.Id: Rina, bibi Adi, tengah mengatur persediaan obat dengan cekatan namun terlihat lelah.En: Rina, Adi's aunt, was busy arranging the medical supplies skillfully, yet she looked tired.Id: Adi menghela napas.En: Adi sighed.Id: Dia menyeka rambutnya yang basah oleh hujan sebelum memulai percakapan.En: He wiped his hair, which was wet from the rain, before starting the conversation.Id: "Ayah, aku khawatir.En: "Dad, I'm worried.Id: Aku harus mendukung keluarga, tapi studi di kota juga penting.En: I need to support the family, but studying in the city is also important."Id: "Budi menatap dalam ke mata anaknya.En: Budi looked deeply into his son's eyes.Id: "Adi, pendidikanmu adalah investasi.En: "Adi, your education is an investment.Id: Kita butuh kamu untuk belajar dan kembali dengan pengetahuan.En: We need you to study and come back with knowledge.Id: Aku akan baik-baik saja di sini.En: I'll be fine here.Id: Rina ada di dekat kita.En: Rina is nearby."Id: "Rina, yang mendengar, ikut bergabung dalam percakapan.En: Rina, overhearing this, joined the conversation.Id: "Adi, jangan khawatir.En: "Adi, don't worry.Id: Aku akan memastikan ayah baik-baik saja.En: I'll make sure Dad's all right.Id: Kamu fokus saja pada studimu.En: You just focus on your studies.Id: Kita bisa atur semuanya bersama-sama.En: We can arrange everything together."Id: "Adi merasa sedikit lega, meskipun rasa bersalah tetap menghantuinya.En: Adi felt slightly relieved, although the sense of guilt still haunted him.Id: Dia menghela napas lagi, lebih pelan, lalu bertanya, "Bagaimana kalau aku tinggal beberapa hari lagi?En: He sighed again, more softly, and then asked, "What if I stay for a few more days?Id: Aku bisa atur jadwal agar bisa bolak-balik sementara.En: I can arrange a schedule to go back and forth for a while."Id: "Budi mengangguk setuju.En: Budi nodded in agreement.Id: "Itu ide yang baik.En: "That's a good idea.Id: Aku bangga padamu, Adi.En: I'm proud of you, Adi.Id: Ingatlah, keluarga tidak hanya soal berada di tempat yang sama, tapi saling mendukung dari jauh pun bisa disebut sebagai keluarga.En: Remember, family is not just about being in the same place, but supporting each other from afar can also be called family."Id: "Adi termenung.En: Adi pondered.Id: Kata-kata ayahnya memberi kekuatan dan kedewasaan baru baginya.En: His father's words gave him new strength and maturity.Id: Tinggal beberapa hari lagi di desa, Adi merancang jadwal agar bisa kembali ke kota dengan tenang.En: Staying a few more days in the village, Adi planned a schedule so he could return to the city calmly.Id: Rina pun tetap bersemangat mendukung, sementara Budi mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.En: Rina was also eager to support, while Budi began to show signs of recovery.Id: Beberapa hari kemudian, hujan masih setia mengiringi keberangkatan Adi kembali ke kota.En: A few days later, the rain still faithfully accompanied Adi's departure back to the city.Id: Dengan semangat baru dan dukungan yang kuat dari keluarga, Adi merasa beban di pundaknya terasa lebih ringan.En: With renewed spirit and strong family support, Adi felt the burden on his shoulders become lighter.Id: Ia tahu, bersandar pada keluarga bukanlah tanda kelemahan, namun justru sumber kekuatan.En: He knew that relying on family was not a sign of weakness, but rather a source of strength.Id: Di dalam bus yang perlahan melaju meninggalkan Palu, Adi menatap ke luar jendela.En: Inside the bus that slowly left Palu, Adi looked out the window.Id: Pemandangan gunung yang hijau dan langit abu-abu terlukis indah di matanya.En: The view of green mountains and gray sky was beautifully painted in his eyes.Id: Ia berjanji akan kembali lagi, membawa pulang keberhasilan yang sudah direncanakannya bersama keluarga tercinta.En: He promised to return, bringing home the success he had planned with his beloved family. Vocabulary Words:makeshift: darurathospital: rumah sakitthunderous: gemuruhatmosphere: suasanahope: harapansupplies: persediaanskillfully: cekatantired: lelahconversation: percakapansupport: mendukunginvestment: investasiknowledge: pengetahuanrelieved: legaguilt: bersalahhaunted: menghantuinyapondered: termenungmaturity: kedewasaanrecovery: pemulihandeparture: keberangkatanrenewed: baruburden: bebansource: sumberweakness: kelemahanstrength: kekuatanview: pemandangansuccess: keberhasilanplanned: direncanakannyabeloved: tercintabus: buswindow: jendela




