Discover
Aku Si Introvert
176 Episodes
Reverse
Hari ini aku ingin ngobrol tentang satu ketakutan yang sering kita pendam diam-diam: takut jadi beban bagi orang lain.
memahami bahwa setiap orang punya cara mencinta yang berbeda.
Bukan karena nggak butuh. Bukan karena sok kuat. Tapi entah kenapa… kata “tolong” itu terasa berat keluar dari mulut.
momen di mana cinta justru terlihat saat kita berani melepaskan.
Ada kesalahan yang nggak pernah jadi bahan cerita. Nggak pernah kita akui keras-keras. Tapi sering muncul saat kita sendirian.Kesalahan kecil yang terasa besar.
Hari ini kita nggak akan bicara soal “harus kuat” atau “positif terus”. Kita akan bicara tentang bertahan. Tentang tetap ada, meski rasanya susah.
Bahas tentang sesuatu yang sering dipendam, tapi jarang diakui: takut terlalu dekat dengan orang.
Menghilang sementara dan ghosting itu beda.
Hari ini aku mau ngobrol tentang hubungan. Bukan yang penuh cemburu, bukan yang intens berlebihan, tapi tentang hubungan yang damai.
Mencintai diri bisa sesederhana bersikap adil pada diri sendiri. Tanpa drama. Tanpa tuntutan.
Episode ini aku buat khusus untuk kamu yang kepalanya ramai, padahal dunia sudah mulai sunyi.
Kita bertumbuh, pelan… tapi pasti.Pelanmu bukan masalah. Pelanmu adalah caramu bertahan.
Kalau kamu pernah ngerasa energimu kayak dihisap pelan-pelan pas lagi kumpul, meeting, atau ngobrol rame-rame… kamu nggak sendirian.Yuk kasih saran buat topik selanjutnya di instagram @Gevalies
Ada hal-hal yang sebenarnya sering introvert rasakan, tapi jarang buat diucapkan. Apa aja yaa???Kamu bisa kasih saran topik selanjutnya atau bagikan ceritamu di instagram @Gevalies.
Kita hidup di masa di mana keheningan itu terasa seperti barang mewah. Sementara introvert mendapatkan energi dari keheningan, dari ruang pribadi, dan dari interaksi yang mendalam, bukan dari keramaian.
Seberapa sering sih kamu mengandalkan orang lain? Seberapa sering kamu mengandalkan dirimu sendiri kalau lagi ada masalah?
Kali ini kita bahas cinta-cintaan yukKapan sih terakhir kalian jatuh cinta?
Menurut kalian hidup sederhana tuh seperti apa sih?Hidup secukupnya? Hidup gak punya masalah?
Curhat sedikit, pertanyaan apa gunanya punya harapan lagi sering terngiang-ngiang di kepala nih
Setiap orang punya jalan kehidupan masing-masing.























