Discover#REPATI
#REPATI
Claim Ownership

#REPATI

Author: AGM - ARON GINTING MANIK

Subscribed: 0Played: 0
Share

Description

PODCAST ini ditujukan kepada orang-orang yang ingin mendengar renungannya pakai hati. Sebab PODCAST ini dibuat dari renungan pakai hati. #REPATI
26 Episodes
Reverse
Inipun Akan Berlalu

Inipun Akan Berlalu

2020-07-0105:21

Ketika penderitaan datang, kitapun sering bertanya, "Sampai Kapan?" "Akankah penderitaan ini akan berlalu?". Ketika kebahagiaan dan kesuksesan datang, bagaimana?.... Tahukah saudara ada sikap yang menjadi asal muasal dari sebuah kekecewan... *
Syalom saudaraku, tahukah kita bahwa dahulu kekaisaran Ottoman di Turki memiliki tradisi, yaitu setiap kali mereka hendak maju berperang, mereka pasti diiringi marching band. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan rasa percaya diri para tentara. Tradisi serupa ternyata juga ada loh di Alkitab. Tentu dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Mari kita mendengarnya.
Manusia sering diperhadapkan pada pilihan. Pilihan yang tepat akan membawa pada kebahagian, pilihan yang keliru akan membawa pada petaka dan penyesalan berkepanjangan. Hari ini kita akan berefleksi bersama Yosua 24:1-18, juga kisah seorang professor dan nelayan. Selamat mendengarkan, Tuhan Yesus Memberkati
Kalau diperhatikan memang sering kali kita melihat beberapa orang mendapatkan warisan yang membuatnya kaya raya, sementara ada orang yang hidup dengan penuh perjuangan dalam pekerjaannya tapi masih terlilit utang karena memenuhi biaya hidupnya. Adapula orang orang yang tidak memiliki orang tua sejak lahir, tapi ada juga orang yang memiliki orang tua. Kalaupun hidup ini tidak adil, lantas bagaimana?
Yang lebih itu belum tentu lebih baik dan bahwa masalahnya bukan terletak pada apa yang tidak kita miliki, tetapi.............. *klik gambar untuk mendengar selengkapnya*
Sering kali kita menamakan pemberitaan Kabar Baik senagai pemberitaan yang memenangkan jiwa. Tapi, hal yang tragis. Sekarang malah banyak yang justru jatuh pada mengalahkan jiwa. Untuk itu dalam refleksi ini kita belajar tentang sikap Paulus yang memenangkan jiwa dengan cara...........
Syalom saudaraku, refleksi ini bukanlah bagian dari teologi kemakmuran seperti yang saudara mungkin asumsikan mengenai teologi kemakmuran. Sebaliknya, refleksi ini adalah bagian dari perenungan dan analisa bersama tips sukses ala Merry Riana. . . Selamat menonton dan biarlah Allah yang selalu kita puji juga termulia.
Menarik melihat cara NASA untuk menyeleksi para pelamar yang ingin menjadi astronot. Mereka menolak para pelamar dengan latar belakang kesuksesan murni, tetapi justru memilih orang-orang....
Keahlian itu bermula dari pola pikir yang ingin berkembang. Bila saudara memiliki perspektif tentang keahlian dari lahir, maka saudara tidak akan pernah mengembangkan diri saudara. Atau saudara meninggalkan banyak kesempatan untuk mengembangkan diri. Pola pikir yang tidak ingin berkembang, sangatlah mudah terindikasi.......
Saudaraku yang terkasih, sepertinya semua orang diantara kita pernah dan akan merasakan peristiwa dimana kita harus melepaskan orang orang yang kita kasihi tuk kembali kepada Bapa. Ada banyak hal kejadian yang mungkin lebih beruntung daripada kita pada saat mengalami peristiwa tersebut. Namun tetap saja, seberuntung apapun kejadian kita ataupun setragis apapun kejadian yang dialami oleh orang lain saat mengalaminya. Satu hal yang pasti, kita tetap ditinggalkan olehnya untuk kembali kepada Bapa Karena itu, kesedihan, amarah dan kekecewaan dalam diri kita sering tidak terelakan. Maka, dalam kesempatan ini, refleksi ini akan membawakan kita pada 3 hal untuk Melepas dengan Iman dan Pengharapan
Percayakah saudara, bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang tidak menginginkan kebahagian. Semua orang hidup dengan keinginan untuk bahagia. Namun yang selalu menjadi pertanyaan adalah “Bagaimana aku dan kamu memandang kebahagian tersebut?” . . Sebelum membahas hal ini lebih lanjut saya ingin membagikan beberapa analogi mengenai kebahagian; . . *selengkapnya*
Bolehkah seorang berkata sumpah? Bila Tidak, mengapa? Kira kira demikianlah pertanyaan ini menjadi bagian dari refleksi kita dalam Matius 5:33-37
Apakah saat ini saudara sedang bergumul atas pertanyaan pertanyaan tentang proses perjalanan kehidupan saudara saat ini? Yangmana saat usia semakin bertambah, tuntutan yang datang juga berubah dan seringkali malah bertambah dari sosial ataupun lingkungan kita. Sememtara pada sisi yang berbeda, diketahui bahwa tidak selalu keinginan dan harapan kita menjadi kenyataan. Kira kira demikianlah hal hal yang kita refleksikan bersama Yunus yang ditelan oleh beberapa hal..
Pernahkah atau apakah saat ini saudara sedang terganggu oleh sikap orang lain kepada saudara? Sikap yang seringkali membuat saudara jengkel, kesal dan menyebut mereka sebagai "pembuat onar" dalam kehidupan kita? Kira kira demikianlah saat ini kita akan meneladani dan berefleksi bersama Yesus saat menghadapi respon Orang Farisi, ketika Yesus menyembuhkan orang yang kerasukan setan dalam Matius 12:22-37.
Mazmur 91:14-16 beberapa pekan terakhir ini menjadi ayat yang tampaknya sangatlah disenangi oleh kalangan orang percaya. Sebab bila kita membaca ayat tersebut, bahkan dalam keseluruhan pasal 91. Maka hati kita benar-benar diteguhkan kembali untuk menghadapi setiap masalah. Sebab, dalam ayat tersebut dituliskan tentang janji-janji Allah yang kita sadar bahwa IA tidak akan pernah mengingkarinya. Tetapi kitapun menyadari bahwa janji-janji tersebut hanya berlaku kepada orang-orang yang hatinya melekat kepada Tuhan. Karena itu yang menjadi pertanyaan, apakah hati kita sudah melekat pada Tuhan?; Hati mana dan seperti apa yang melekat pada Tuhan?
Saudaraku benarkah bahwa kehidupan Kekristenan adalah kehidupan tanpa penderitaan? Atau justru hidup dalam Kekristenan adalah kehidupan yang penuh penderitaan dan kesengsaraan? Kira kira demikianlah hal hal yang menjadi bagian refleksi kita dalam Roma 5:1-11 . . Semoga bermanfaat dan menjadi berkat. Jangan lupa share ke orang orang terkasih ya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Saudaraku, apakah saat ini saudara sedang mengalami seperti berada pada persimpangan jalan untuk memutuskan sesuatu tentang bertahan dan keluar dari situasi ini? Atau, apakah saat ini suadara sedang mengalami kebingungan tetap beberapa keadaan dan situasi yang tidak pernah saudara harapkan justru terjadi dalam kehidupan saudara? Kira-kira dua hal inilah saya mengajak saudara untuk berefleksi dalam Yohanes 15:1-8
Saudaraku, apakah saat ini saudara bisa tidur lebih tenang? Atau apakah kondisi kita mengalami kekhawatiran, ketakutan dan kecemasan? Bila benar demikian, saya ingin mengajak saudara untuk berefleksi bersama dalam Kisah Para Rasul 12:1-11 dan tautan ini. Semoga bermanfaat dan menjadi berkat. Jangan lupa share ke orang orang terkasih ya. TUHAN YESUS MEMBERKATI.
Belajar dan Mengajar

Belajar dan Mengajar

2020-06-0809:27

2 Tawarikh 17:1-9 Dan 1 Raja-Raja 22:41-50 tahukah, saudara? Salah satu unsur penting dalam Manajemen Diri adalah membangun kebiasaan untuk terus-menerus belajar atau menjadi manusia pembelajar yang senantiasa haus akan informasi dan pengetahuan. Henry Ford, pendiri General Motors pernah mengatakan, ”Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty. Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep your mind young.” Tidak peduli berapa pun usia kita
Saudaraku, pastilah diantara kita sering mendengar kiasan "pelangi sehabis hujan" "Waktu Tuhan pasti yang terbaik" "Penantian itu tidak akan sia sia", mungkin nasihat itu selalu kita terima saat menghadapi masalah dan diminta untuk selalu sabar. Tapi sampai kapan harus bertahan? Kira kira begitulah pertanyaan kita, dan Yesus punya jawaban yang sama saat seorang mempertanyakan kepadaNya dalam Lukas 13:24
loading
Comments