DiscoverMenjadi Manusia
Menjadi Manusia
Claim Ownership

Menjadi Manusia

Author: Menjadi Manusia

Subscribed: 7,220Played: 24,476
Share

Description

Menjadi Manusia adalah sebuah social-platform untuk mereka yang ingin berbagi & mendengar cerita-cerita tentang kehidupan dari berbagai sudut pandang, dan diharapkan mampu menjadi sebuah tangga untuk mendapatkan setitik harapan bagi mereka yang memiliki persoalan-persoalan dalam kehidupan.
48 Episodes
Reverse
"Di stasiun, hujan jatuh tak mengenal musim. Ia turun ketika gerbong-gerbong datang, menjemput kebahagiaan dan menurunkan kesedihan, atau justru sebaliknya."
47. Titik Buta

47. Titik Buta

2020-01-0800:02:243

"Beberapa manusia membuka mata pada runyamnya dunia, lebih banyak lagi yang memilih buta. Menjalani kehidupan dan bersikap baik-baik saja seakan dunia sudah berjalan sebagaimana mestinya."
46. Toko

46. Toko

2020-01-0100:02:31

"Bangunan itu sempat lama kosong. Tinggalah coretan-coretan umpatan di tembok hasil peninggalan sang pemuda tadi. Sang pemilik baru memutuskan untuk menjadikan bangunan itu sebagai toko. Tapi sayang, meskipun terkadang barang-barang di toko itu diobral gede-gedean, tetap saja tak ada pelanggan."
45. Salah

45. Salah

2019-12-2700:10:39

"Sungguh sebuah ironi. Bahkan di kota sepadat ini, aku masih merasa sepi. Disaat ratusan—bahkan ribuan—orang diluar sana sedang sibuk melanjutkan hidupnya, aku malah memilih diam dan berkubang dalam kesedihan. Ah biarlah, mereka bukan aku. Dan mereka tidak akan pernah mengerti rasanya menjadi aku."
44. Mejelma Karya Sastra

44. Mejelma Karya Sastra

2019-12-2500:01:37

"Aku bisa menjelma puisi, senantiasa melindungi seorang kamu dari antologi rasa. Aku dapat menjelma cerpen, selalu membantu seorang kamu kabur dari realitas masa. Aku tentu menjelma novel, sepenuh hati membelai rambutmu yang kini memanjang,"
"Tentang kamu yang telah pergi dan singgah ke lain hati. Tentang kamu yang telah hilang dan datang ke lain hati. Tentang kamu yang telah berlalu dan menetap di lain hati."
42. Makna yang Kesepian

42. Makna yang Kesepian

2019-12-1800:02:23

"Aku berkelana menyusuri tiap tiap pemikiran yang sudah tenang, saat tanya sudah termaknai. Lalu aku kembali berkelana di pemikiran yang putus asa akan sebuah makna. Tujuanku selanjutnya ada pada tanya yang terlihat bahagia, tapi dapat kurasakan kekosongan yang dirasa."
41. Air Mata Kota

41. Air Mata Kota

2019-12-1300:05:58

"Jika serakah lebih besar dan lebih cepat daripada tetes air yang kembali siap dikonsumsi, Jika yang tersedia lebih sedikit daripada yang diminta, Bukankah ini genosida?" Powered by Anchor (https://anchor.fm/)
40. Suatu Hari Nanti

40. Suatu Hari Nanti

2019-12-1100:03:481

"Suatu hari nanti, akan kau temukan aku di sudut lemari tuamu, bersembunyi di balik setumpuk pakaian lama yang kau tanggalkan, jauh di dalam sebuah kotak usang yang sudah lama kau tinggalkan, sendirian menanti untuk kembali kau temukan."
"Mengapa kata dan rasa cukup diciptakan jika memang kita tidak akan pernah merasa cukup? Mengapa harus ada nilai cukup, jika yang terbaik adalah ia yang mendapatkan jauh lebih besar dari nilai rata-rata? Mengapa kita selalu merasa bahwa kita pantas diberi upah lebih, padahal mungkin yang sekarang sudah cukup?" Powered by Anchor (https://anchor.fm/)
"Mereka yang dulunya selalu bersama, kemudian jadi asing untuk satu dan yang lainnya. Mereka yang pernah buat janji, kemudian harus mengingkari karena tak lagi mampu mengisi. Pun mereka yang telah tiada, sedikit banyak juga meninggalkan luka untuk alpa yang kini akan selalu ada."
"Menurutnya Jogja indah begitu adanya. Setiap jengkal, setiap sudut, bahkan setiap sisi Kota Jogjakarta memiliki keelokan yang kerap kali sulit dideskripsikan dengan sekedarnya kata-kata. Atau mungkin semua itu karena setiap jengkalnya memiliki cerita." Powered by Anchor (https://anchor.fm/)
36. Resap

36. Resap

2019-11-2600:02:18

"Semakin aku menggenggam bayangan hitammu, semakin resap luka yang aku ciptakan sendiri, semakin berbahaya duka yang tak aku inginkan. Bila ketika jatuh padamu menyakitkan, aku rela mengambil luka yang tak pernah aku pikirkan, menggenggam senyap dan kekosongan yang berbisa."
35. Merempuh Sang Hayat

35. Merempuh Sang Hayat

2019-11-1900:00:593

"Kehidupan adalah entitas, jangan sampai selamanya jadi ampas. Digerus oleh cemas yang memenuhi kapasitas. Bangkitlah, sebab perlu perayaan bagi setiap kegagalan yang dibiarkan tandas."
34. Musim Hujan

34. Musim Hujan

2019-11-1300:01:153

"Di jalanan, kemungkinan adalah genangan, dan kenangan adalah lubang. Saat hujan datang, anak-anak di dalam diriku tidak pernah bisa membedakan keduanya."
33. Insidental

33. Insidental

2019-11-0500:01:42

"Sementara suaka tawamu tetap bermukim di cuacaku. Dan kemarau panjang mengering retak di ambang kalimatmu. Hingga, aku bisa saja menjadi bayang yang membias di sampingmu atau menjadi udara yang menyublim di tawangmu."
"Ketika menyakiti seseorang sekali, ampunan akan kita dapati. Sekali dua kali, hingga kita lupa sudah berapa kali, hingga akhirnya dosa tak lagi terampuni. Dan maaf, tak lagi jadi solusi."
"Kepercayaan adalah hal yang paling kau sembunyikan. Dari siapapun yang mencoba memasukimu. Entah sebagai tamu atau anjing peliharaanmu."
30. Sama

30. Sama

2019-09-2400:01:231

"Keduanya mengajarkan pedoman hidup. Tentang memilah baik dan buruk, benar dan salah, dan bertahan saat senang dan susah."
29. Semacam Rindu

29. Semacam Rindu

2019-09-0600:01:201

"Jika menulis adalah salah satu cara untuk mengukir keabadian. Sepertinya aku telah salah mengukir rinduku padamu lewat tulisan."
loading
Comments (5)

Athar Husain

good

Nov 19th
Reply

Sweet Okto

:) Keren

Oct 5th
Reply

Ruang Sendiri

bikin gue berfikir nih BAGOSS

Jul 21st
Reply

Sa'adati Putri N.A

kerennn

Jun 21st
Reply

o u r h o p e

suara air di ending benar benar bikin tenang

Dec 22nd
Reply
loading
Download from Google Play
Download from App Store