DiscoverEunoia Semesta
Eunoia Semesta

Eunoia Semesta

Author: Erza Alfikri

Subscribed: 3Played: 19
Share

Description

A thoughtful digital journal.
Mengikat; Menerima; Mendapatkan.
đź“© eunoiasemestaofficial@gmail.com
39 Episodes
Reverse
Ngobrol santai bareng Broadel soal kuliah Multimedia, ekspektasi vs realita, relasi, dan gimana jalanin hidup yang nggak selalu lurus.
ya itu kata-kata dari kita
Di episode ini, kita ngobrol tentang Fish It di Roblox game yang kelihatannya sederhana, tapi diam-diam menguji akal sehat. Tentang bagaimana harapan, RNG, dan rasa “sedikit lagi” membuat kita terus bertahan, meski frustrasi. Bukan sekadar bahas game, tapi cara otak kita bekerja saat harapan mulai mengalahkan logika.
Hidup yang terlalu nyaman sering terlihat seperti keberhasilan. Tidak ada tekanan, tidak ada konflik, semuanya terasa aman. Tapi di balik itu, ada satu hal yang pelan-pelan hilang: pertumbuhan.Di episode ini, kita membahas bagaimana rasa nyaman bisa menjadi jebakan paling halus dalam hidup modern. Bukan karena ia menyakitkan, tapi justru karena ia membuat kita berhenti bertanya, berhenti bergerak, dan akhirnya berhenti berkembang tanpa kita sadari.
Kadang kita pikir manusia adalah makhluk paling rasional, padahal logika kita bisa tumpul tanpa sadar. Dalam obrolan malam bareng Ayah Gen X ini, kami ngebahas kenapa manusia sering berhenti berpikir jernih saat dihadapkan pada emosi, kepentingan, atau ego. Tentang gimana pengalaman hidup, zaman, dan cara berpikir membentuk cara kita memahami dunia
deskripsi
Sesi kali ini di Eunoia Discord Podcast terasa lebih santai, tapi juga penuh refleksi.Bukan karena kita kehilangan arah, melainkan karena salah satu dari kami sedang patah hati setelah cintanya ditolak.Di sini, Erza, Nomura, Ardan, dan Raffi ngobrol jujur soal apa artinya ditolak, bagaimana rasanya ketika usaha terasa sia-sia, dan momen ketika kita sadar… mungkin jalan itu memang bukan milik kita.Mari duduk bersama, dengarkan, dan siapa tahu kamu juga menemukan makna di balik penolakan.
Episode: “Scroll Terus, Tapi Otak Makin Kosong?”Pernah ngerasa makin sering scroll TikTok tapi makin susah fokus?Atau kayak otak lo penuh, tapi isinya cuma potongan konten cepat yang nggak jelas?Episode ini ngebahas tentang fenomena yang banyak orang alami tapi jarang disadari:brain rot atau kondisi di mana otak kita jadi lemot, susah fokus, dan gampang capek gara-gara kebanyakan konsumsi konten instan.Ini bukan soal lo yang “bodoh”.Tapi tentang gimana algoritma dan pola konsumsi kita pelan-pelan ngebentuk ulang cara otak bekerja.Lo nggak sendirian.Dan kabar baiknya, ini bisa diperbaiki. Dengerin episode ini kalau lo:Makin susah fokus saat baca buku atau ngerjain tugasMerasa cemas kalau jauh dari HPSering ngerasa lelah mental padahal nggak ngapa-ngapainPenasaran gimana caranya balikin “kesehatan otak” loOtak kita kayak perut:Kalau tiap hari dikasih junk food, jangan kaget kalau jadi sakit.Tapi kalau mulai dikasih asupan bergizi, pelan-pelan bisa sembuh lagi.Yuk, mulai sadar dan pilih-pilih isi kepala kita.🔍 Temukan kami juga di:Instagram: @eunoiasemestaTikTok: @eunoia_semesta
"Hidup lagi berantakan? Mungkin emang harusnya gitu."Kadang, kita harus berhenti.Bukan karena gagal, tapi karena lagi belajar.Kayak di stasiun kereta lo turun sebentar, diem sebentar, bukan buat menyerah, tapi buat ngerti:mau ke mana abis ini?Di episode ini, kita ngobrolin soal rasa kosong, salah arah, dan kenapa diam juga bagian dari perjalanan.Karena mungkin, hidup yang berantakan bukan akhir.Tapi awal dari versi diri kita yang baru.
Apa jadinya kalau hidup kita bukan lagi cerita panjang, tapi cuma potongan klip 8 detik?Di tengah era clipper, algoritma, dan scroll tanpa sadar, kita perlahan kehilangan fokus… dan arah. Dalam episode ini, gue cerita tentang perang atensi, clipper yang membentuk cara pikir kita, dan gimana sosok seperti Timothy Ronald & AkademiCrypto nunjukkin jalan buat lawan kekosongan digital.Ini bukan cuma soal konten. Tapi soal kesadaran.Karena kalau lo gak mulai nulis cerita lo sendiri, lo bakal terus hidup dalam klip orang lain.
Di episode ini, kita ngobrolin soal tiga tahap hidup: tersiksa, terbiasa, dan luar biasa.Kalau kamu lagi di fase yang berat, mungkin ini jadi pengingat bahwa kamu nggak sendiri.Cerita kita hari ini adalah ruang untuk bertumbuh bersama.
Kadang aku pengin menguasai dunia—bukan dunia yang besar itu, tapi dunia dalam diriku sendiri. Biar aku yang kendalikan arahku, bukan hidup yang tarik ke mana-mana. Tapi di tengah ambisi dan keinginan yang besar, aku belajar: bersyukur bukan soal merasa cukup lalu berhenti, tapi sadar… bahwa dari titik ini pun, aku bisa melangkah. Dengan tenang. Dengan sadar. Dengan kendali.Episode ini buat kamu yang lagi berusaha jadi nahkoda atas hidupmu sendiri, sambil tetap belajar bersyukur atas hal-hal kecil yang ternyata... nggak kecil-kecil amat.
Selamat datang di Dialog Eunoia!Episode kali ini dimulai dari sebuah obrolan santai di Discord, dengan pertanyaan yang bikin kita semua merenung: Kapan nikah?Tapi, seperti obrolan yang tak terduga, percakapan ini merembet ke hal-hal yang lebih dalam—nihilisme dalam kehidupan, dilihat dari karakter-karakter di Honkai Star Rail, yang mempertanyakan makna hidup.Tak ketinggalan, cerita tentang teman yang tiba-tiba menghubungi, bukan untuk sekadar ngobrol, tapi untuk minjam uang atau malah menawarkan peluang MLM.Dengerin kami berbagi perspektif, tawa, dan mungkin sedikit keheranan, dalam obrolan yang dimulai di Discord dan berlanjut ke banyak hal lainnya.
Pernah merasa terlalu peduli dengan omongan orang lain? Atau takut kalau keputusanmu nggak sesuai ekspektasi mereka? Faktanya, nggak ada yang benar-benar memikirkanmu sedalam itu—karena semua orang sibuk dengan dunianya sendiri.Di episode ini, kita bakal bahas tentang kebebasan terakhir yang nggak bisa direnggut siapa pun: kebebasan untuk memilih makna dan sikap kita sendiri. Dari sudut pandang Viktor Frankl hingga cara menghadapi komentar negatif, kita akan membahas bagaimana kita bisa tetap teguh pada keyakinan dan perspektif kita sendiri.Jadi, kalau kamu butuh insight tentang mental baja di era overthinking, dengerin sampai habis! 
Jadi lu udah bisa move on dari mantan lu belum?
deskripsi
dari buku fiersa besari berjudul garis waktu halaman 135. oh iya editor nya lagi ngeghostinv jadi seadanya banget hahahah
Pukul tiga pagi

Pukul tiga pagi

2021-02-2202:03

Deskripsi
ya deskripsi
wk
loading
CommentsÂ