(cerpen) Surat Tapol kepada TKW, Cucunya - Martin Aleida
Update: 2020-04-29
Description
Pahit. Pengasingan, hukuman, kesakitan harus dibanding-bandingkan. Mungkin tulisan ini satir. Bisa satir terhadap cara pandang orang kebanyakan yang menganggap duka lara tapol tidak berarti apa-apa karena dianggap kurang heroik, kurang terdengar gaungnya secara global. Padahal luka tetap luka, sakit jiwa raga tetap membekas, dan tidak selayaknya dibandingkan. Mungkin juga tulisan ini satir, karena faktanya yang banyak diangkat tentang Namlea (Banda) adalah keelokan alamnya, seolah luka sejarah dilupakan. Selamat mendengarkan! :)
Comments
In Channel





















